Delegasi Turki, AS bertemu di Ankara bahas penyelidikan FETO

Pertemuan selama Kamis dan Jumat itu dianggap penting untuk mengungkap peran pemimpin FETO yang berbasis di AS, Fetullah Gulen

Delegasi Turki, AS bertemu di Ankara bahas penyelidikan FETO

ANKARA

Pejabat Turki dan delegasi Amerika Serikat (AS) bertemu di Ankara pada Kamis untuk membahas upaya melawan Organisasi Teroris Fetullah (FETO), kelompok di balik percobaan kudeta 2016 di Turki.

Pertemuan yang berlangsung di Pengadilan Ankara itu dihadiri oleh Wakil Ketua Jaksa Penuntut Umum Ankara Ramazan Dinc, Jaksa Penuntut Umum Ali Alper Saylan, pejabat Kementerian Kehakiman Turki, dan delegasi AS, termasuk pejabat FBI.

Kemal Batmaz - seorang tahanan yang disebut-sebut sebagai imam dari kelompok teror FETO - dibawa ke ruang sidang untuk diinterogasi, tetapi dia menolak memberikan informasi apapun. Dua orang lainnya juga turut diinterogasi.

Pertemuan selama Kamis dan Jumat itu dianggap penting untuk mengungkap peran pemimpin FETO yang berbasis di AS, Fetullah Gulen.

Jaksa penuntut Ankara sebelumnya mengkonfirmasi bahwa "imam" Batmaz, Adil Oksuz, Hakan Cicek, Harun Binis, dan Nurettin Oruc berada di AS pada Januari, Maret, dan Juni 2016, yaitu satu bulan menjelang upaya kudeta.

Orang-orang itu diketahui telah melakukan perundingan dengan Gulen mengenai kudeta di Turki.

FETO dan Gulen mengatur kudeta pada 15 Juli 2016, yang menyebabkan 250 orang tewas dan hampir 2.200 terluka.

Ankara juga menuding FETO berada di balik kampanye jangka panjang untuk menggulingkan pemerintahan melalui infiltrasi lembaga-lembaga Turki, khususnya militer, polisi, dan pengadilan.

Ankara sejak lama ingin mengekstradisi Gulen, tetapi kecewa dengan pihak AS yang berkali-kali menunda ekstradisi.

Dalam beberapa pekan terakhir, para pemimpin Turki mengatakan AS menunjukkan minat untuk mengekstradisi Gulen dan melawan anggota-anggota FETO di AS.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA