AS akan hapus sanksi penjualan perlengkapan militer ke Turki

"Niatnya adalah untuk menutupi penjualan militer dan barang-barang lainnya juga," kata pejabat Pentagon

AS akan hapus sanksi penjualan perlengkapan militer ke Turki

WASHINGTON 

Departemen Keuangan Amerika Serikat akan menghapus sanksi penjualan senjata kepada Turki, menyusul penjatuhan sanksi terhadap negara itu atas operasi militernya di timur laut Suriah.

"Pemahamannya adalah bahwa Departemen Keuangan akan, jika belum, mengeluarkan pengabaian umum yang akan memungkinkan kelanjutan perdagangan resmi yang sedang berlangsung," kata seorang pejabat senior Pentagon, Selasa.

"Tujuannya adalah untuk mencakup penjualan militer dan barang-barang lainnya juga," tambah pejabat yang tidak bersedia disebutkan namanya.

Pada Senin, AS mengumumkan sanksi atas dua kementerian Turki dan tiga pejabat senior pemerintah atas operasi anti-teror Turki di timur laut Suriah.

Washington menjatuhkan sanksi kepada Kementerian Pertahanan Nasional Turki dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam serta Menteri Pertahanan Nasional Hulusi Akar, Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Fatih Donmez dan Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu.

"Kita harus melihat rincian bagaimana keringanan sebenarnya ditulis untuk mengetahui dengan pasti dampak potensial. Idenya adalah untuk dapat melanjutkan bisnis resmi, apakah itu diplomatik oleh Departemen Luar Negeri atau kegiatan lainnya," ujar dia.

Pejabat itu juga mengatakan bahwa AS sedang berusaha untuk terus melakukan dialog dengan Turki untuk membuat mereka menghentikan operasi.

"Jelas ini adalah hubungan jangka panjang yang kuat antara militer dengan militer, yang ingin melampaui krisis saat ini dan memastikan hubungan dapat berlanjut," tambah dia.

*Servet Gunerigok berkontribusi pada berita ini

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA