Anadolu Agency terbitkan buku operasi antiteror Turki melawan Daesh

Buku itu mencakup penjelasan tentang Daesh, termasuk asal-muasal, ekspansi, eksekusi, dan serangan berskala global

Anadolu Agency terbitkan buku operasi antiteror Turki melawan Daesh

ANKARA

Anadolu Agency menerbitkan sebuah buku yang menjabarkan operasi Turki melawan kelompok teroris Daesh/ISIS.

Buku itu mencakup penjelasan tentang Daesh, termasuk asal-muasal, ekspansi, eksekusi, dan serangan berskala global.

Dalam buku itu, operasi antiteror untuk memberangus Daesh di Turki maupun luar negeri juga disoroti.

"Turki yang dijadikan sebagai contoh negara Muslim oleh banyak orang kerap menjadi sasaran kelompok teroris yang justru mengeksploitasi agama (Islam)," papar Senol Kazanci, director general Anadolu Agency, dalam kata pengantar.

Menurut dia, Turki juga menjadi "salah satu kontributor paling efektif untuk memerangi para pejuang teroris asing - terutama yang terafiliasi dengan Daesh - dengan langkah-langkah nasional, regional dan internasional yang diambilnya".

Sejak mendaftarkan Daesh / ISIS sebagai kelompok teror pada 2013, Turki telah berkali-kali diserang oleh Daesh, termasuk 10 serangan bom bunuh diri, tujuh pengeboman, empat serangan bersenjata yang menewaskan 315 jiwa dan melukai ratusan lainnya.

Turki merespons serangan itu dengan meluncurkan operasi antiteror di dalam maupun luar negeri dan berhasil menaklukkan 3.500 teroris dan menangkap 5.500 lainnya. 

*Erdogan Cagatay Zontur turut berkontribusi dalam laporan ini

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA