Afrika Selatan sambut baik gencatan senjata Palestina-Israel

Pretoria juga mengatakan bahwa tidak ada solusi militer bagi konflik Palestina-Israel

Afrika Selatan sambut baik gencatan senjata Palestina-Israel

JOHANNESBURG

Pemerintah Afrika Selatan menyambut baik gencatan senjata antara Palestina dan Israel setelah gempuran serangan udara Israel menghantam Jalur Gaza yang diblokade.

Lewat sebuah pernyataan, Kementerian Hubungan Internasional dan Kerja Sama (DIRCO) mengatakan bahwa serangan itu adalah yang terburuk sejak konflik 50 hari pada 2014.

"Kami mendesak semua yang terlibat untuk menahan diri. Kami juga berharap agar tidak ada eskalasi di Gaza atau wilayah Palestina yang diduduki," kata pernyataan itu.

Pretoria juga mengatakan bahwa tidak ada solusi militer bagi konflik Palestina-Israel.

Pemerintah Mesir memperantarai gencatan senjata setelah 14 warga Palestina tewas akibat serangan Israel di Jalur Gaza pada Minggu. Sedikitnya satu tentara Israel tewas dan lainnya terluka.

Sejak 30 Maret, lebih dari 200 warga Palestina tewas dan ribuan lainnya luka-luka karena serangan Israel.

Pemerintah Afrika Selatan, yang kritis terhadap perlakuan Israel ke Palestina dan kebijakan pemukiman dan perluasan yang sedang berlangsung di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur mendukung solusi dua negara.


TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA