17 sipil tewas karena serangan YPG/PKK di Suriah utara

Serangan teroris itu menyerang warga sipil di desa Tel Halef, sebelah barat distrik Ras al-Ayn, Suriah utara

17 sipil tewas karena serangan YPG/PKK di Suriah utara

ANKARA

Serangan teroris YPG/PKK pada Selasa kemarin menewaskan setidaknya 17 warga sipil dan melukai lebih dari 20 lainnya di Suriah utara.

"Pembunuh anak-anak kali ini meledakkan sebuah mobil bermuatan di desa Tel Halef, arah barat distrik Ras al-Ayn," kata Kementerian Pertahanan Turki melalui Twitter.

“Kelompok teror PKK/YPG kembali melakukan serangan bom terhadap warga sipil, hal tersebut menunjukkan sikap mereka yang jauh lebih buruk daripada kelompok teroris Daesh," tambah kementerian itu.

Ledakan bom itu menyebabkan kerusakan pada lingkungan lokasi kejadian.

Turki meluncurkan Operasi Mata Air Perdamaian pada 9 Oktober untuk mengamankan perbatasannya dengan menghilangkan unsur-unsur teroris guna memastikan kembalinya pengungsi Suriah dengan aman dan integritas wilayah Suriah.

Ankara setuju dengan Washington pada 17 Oktober untuk menghentikan operasinya untuk memungkinkan teroris YPG/PKK untuk menarik diri dari zona aman yang direncanakan.

Namun para teroris tak sungguh-sungguh menarik diri dari beberapa daerah dan kini mereka terus menyerang tentara dan warga sipil.

Pada 22 Oktober, Ankara dan Moskow mencapai kesepakatan di mana teroris YPG / PKK akan mundur 30 kilometer (18,6 mil) selatan perbatasan Turki dengan Suriah dalam waktu 150 jam, dan pasukan keamanan dari Turki dan Rusia akan melakukan patroli bersama di sana.

Selama lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan UE - telah bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi. YPG adalah cabang PKK di Suriah.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA