Miliki Obat Berbahaya, Pria Asal Majalengka Dibekuk Polisi

Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Majalengka berhasil meringkus pelaku yang diduga pengguna narkoba di Kabupaten Majalengka, Rabu (9 8 2017). Pelaku berinisial AG berjenis kelamin laki laki yang lahir di Purwakarta, 25 Mei 1993. Pelaku sendiri tingg

Miliki Obat Berbahaya, Pria Asal Majalengka Dibekuk Polisi

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com.- Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Majalengka berhasil meringkus pelaku yang diduga pengguna narkoba di Kabupaten Majalengka, Rabu (9/8/2017). Pelaku berinisial "AG" berjenis kelamin laki-laki yang lahir di Purwakarta, 25 Mei 1993. Pelaku sendiri tinggal di Blok II RT 03 RW 02, Desa Lengkong Kulon Kecamatan Sindangwangi Kabupaten Majalengka. Kasat Narkoba Polres Majalengka, AKP Darli menuturkan, pelaku tertangkap tangan karena kedapatan memiliki obat berbahaya dengan barang bukti 186 butir obat jenis tramadol,30 butir obat jenis trihexyphenidyl dan satu buah handphone merk Blackbery warna hitam. Pelaku sendiri ditangkap di rumahnya. "Kalau kronologis kejadiannya pada Minggu 6 Agustus 2017, sekitar pukul 20.30 WIB di Desa Lengkong Kulon. Diduga pelaku telah menyalahgunakan penyediaan farmasi dan obat berbahaya jenis pil tramadol yang dilakukan AG, dengan cara menyimpan dan mengedarkan tanpa keahliannya,"katanya. Dikatakan dia, obat berbahaya jenis tramadol dan jenis trihexyphenidyl yang didapat dari pelaku itu didapat dengan cara membeli dari seorang laki-laki berinisial "AS" yang saat ini masih menjadi daftar pencarian orang (DPO) yang kini di wilayah Cirebon. "Kalau modusnya, pelaku membeli langsung dengan cara bertransaksi di tempat yang sudah disepakati kedua belah pihak, tempatnya disesuaikan dengan situasi dan kondisi,"katanya. Darli menambahkan, pelaku beserta barang bukti sudah kami amankan untuk penyelidikan lebih lanjut. Pelaku sendiri dijerat pasal 196 jo Pasal 98 Ayat (2), UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman dengan hukuman penjara di atas 5 tahun,"tuturnya. "Tentunya masih banyak pelaku kejahatan penyalahgunaan farmasi atau penyalahgunaan obat berbahaya di Kabupaten Majalengka dan kami akan terus memburu pelaku karena sangat berbahaya jika tetap dibiarkan,"tegasnya. (adim)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA