Kader Golkar Ciamis Pertanyakan Rekomendasi DPP Partai Golkar

Puluhan Pengurus Desa (PD) dan Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar mendatangi Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar, di Jalan Jendral Ahmad Yani, Kelurahan Kertasari Kecamatan Kabupaten Ciamis, Senin (25 9 2017). Menurut Dede Sunarto dari PK Pur

Kader Golkar Ciamis Pertanyakan Rekomendasi DPP Partai Golkar

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Puluhan Pengurus Desa (PD) dan Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar mendatangi Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar, di Jalan Jendral Ahmad Yani, Kelurahan Kertasari Kecamatan/Kabupaten Ciamis, Senin (25/9/2017). Menurut Dede Sunarto dari PK Purwadadi, kedatangan puluhan kader Golkar dari desa dan kecamatan yang ada di Kabupaten Ciamis tersebut untuk mempertanyakan surat rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang telah menurunkan rekomendasi calon bupati yang tidak sesuai dengan aspirasi dari bawah. "Seperti kita ketahui beberapa waktu lalu para pengurus desa dan kecamtan telah memutuskan berdasarkan Rapat Pleno yang diperluas untuk merekomendasikan Pak Dedi Mulyadi untuk calon Gubernur Jabar dan Pak H Herdiat untuk calon Bupati Ciamis," katanya. Namun, setelah rekomendasi dari Pengurus Desa dan Kecamatan diusulkan oleh DPD Golkar Ciamis, yang turun rekomendasinya malahan nama lain yang notabene dalam hasil pleno kalah telak dari nama yang direkomendasikan arus bawah tersebut. "Bagaimana mekanismenya pihak DPP, tiba-tiba saja yang direkomendasikan bukan nama Pak Herdiat tetapi Pak H Iing Syam Arifien yang dalam Rapat Pleno diperluas Pak Iing kalah telak oleh Pak Herdiat," ucapnya. Selaku kader yang taat akan aturan partai, pihaknya meminta kejelasan surat rekomendasi tersebut, apakah memang benar atau bagaimana? karena berdasarkan sepengetahuanya untuk Kabupaten Ciamis baru bulan Oktober akan ada pengusungan nama yang akan diusung oleh Partai Golkar. "Pokoknya kami meminta kejelasan dengan surat rekomendasi itu dan kalau nantinya sudah jelas siapa yang diusung dengan aturan yang jelas sesuai mekanisme, kami selaku kader akan tunduk dengan aturan partai," ungkapnya. (Husen Maharaja/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA