Singapura pangkas prospek pertumbuhan ekonomi

Negara ini sangat peka terhadap guncangan eksternal dan secara tradisional menjadi salah satu tempat pertama di Asia yang terkena dampak krisis global

Singapura pangkas prospek pertumbuhan ekonomi

JAKARTA

Singapura memangkas perkiraan pertumbuhan tahunan karena meningkatnya perang perdagangan AS-China yang menghantam ekspor, sebagai tanda buruk bagi ekonomi Asia yang bergantung pada perdagangan.

Pemerintah memperkirakan pertumbuhan 0,0-1,0 persen tahun ini, turun tajam dari 1,5-2,5 persen yang diperkirakan sebelumnya, menandai revisi turun kedua tahun ini. Ekonomi negara ini tumbuh 3,2 persen pada 2018.

Negara pusat ekspor seperti Singapura ini sangat peka terhadap guncangan eksternal dan secara tradisional menjadi salah satu tempat pertama di Asia yang terkena dampak krisis global - dengan riak-riak yang menyebar ke seluruh wilayah lainnya.

Ekspor dari Singapura merosot tajam sementara ekonominya mengalami kontraksi kuartal-ke-kuartal yang mengejutkan dalam tiga bulan hingga Juni.

"Prospek pertumbuhan pasar negara berkembang utama dan ekonomi berkembang ... dan China telah memburuk, sebagian karena eskalasi konflik perdagangan AS-Cina dalam beberapa bulan terakhir," kata kementerian perdagangan Singapura, dikutip dari Malaymail.

"Ketidakpastian dan risiko penurunan dalam ekonomi global telah meningkat sejak tiga bulan lalu," ujar peringatan itu, mengutip pengumuman Presiden AS Donald Trump bahwa dia akan mengenakan tarif tambahan impor sebesar USD300 miliar dari Tiongkok.

"Ini bisa sangat merusak bisnis global dan kepercayaan global, dengan implikasi yang merugikan pada perdagangan global dan pertumbuhan ekonomi global."

Singapura sangat terpukul oleh jatuhnya permintaan barang-barang elektronik, ekspor utama negara tersebut.

DBS Bank mengatakan perkiraan yang diturunkan telah memperkuat alasan bagi Singapura untuk melonggarkan kebijakan moneter untuk merangsang pertumbuhan ekonomi.

Ekspor di seluruh Asia juga berkontraksi menyusul belum ada tanda-tanda perdamaian dari perseteruan dagang China-Amerika.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA