Singapura, Filipina teken kerja sama pertukaran data

Kesepakatan itu berisikan komitmen kedua negara untuk saling bertukar informasi dan bantuan dalam penyelidikan bersama

Singapura, Filipina teken kerja sama pertukaran data

Singapura dan Filipina menandatangani delapan nota kesepahaman, salah satunya soal pertukaran data.

Nota kesepahaman itu ditandatangani oleh Komisi Perlindungan Data Pribadi Singapura dan Komisi Privasi Nasional Filipina di Istana Malacanang, Manila, Filipina.

Penandatanganan itu juga dihadiri oleh Presiden Filipina Rodrigo Duterte dan Presiden Halimah Yacob Singapura yang tengah berkunjung ke Filipina selama lima hari.

Channel News Asia menyebutkan bahwa kesepakatan itu berisikan komitmen kedua negara untuk saling bertukar informasi dan bantuan dalam penyelidikan bersama, juga mekanisme untuk memfasilitasi lintas batas arus data.

Ini merupakan nota kesepahaman pertama yang Singapura teken dengan Otoritas Perlindungan Data di ASEAN

Selain itu, kunjungan untuk memperingati 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara ini juga berisikan kesepakatan kerja sama dalam bidang pendidikan dan pembangunan infrastruktur.

Setelah ini, akademisi Filipina dapat mengikuti program pendidikan seputar STEM (sains, teknologi, teknik dan matematika) dengan dana hibah USD640.000 dari Temasek Foundation Singapura.

“Program ini untuk mengkristalkan ide-ide baru para pemimpin dan guru untuk mengembangkan kurikulum baru, dengan pengajaran dan pembelajaran sains serta teknologi di sekolah menengah di Filipina,” ujar Kementerian Luar Negeri Singapura.

Sedang kesepakatan soal infrastruktur diteken oleh PUB Singapura dan Metropolitan Waterworks and Sewerage System Filipina.

Kesepakatan in berisikan kolaborasi pengelolaan air, pertukaran teknologi dan pengembangan kapasitas di Singapore Water Academy selama tiga tahun ke depan.

Dalam pertemuan bilateral sebelumnya, kedua pemimpin negara menegaskan kembali persahabatan yang sudah lama terjalin dengan baik.

“Kami melakuan kerja sama bilateral dan sepakat bahwa ada potensi untuk memperkuat kerja sama ekonomi, termasuk lewat peningkatan Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda dan perluasan Perjanjian Transportasi Udara bilateral,” kata Kementerian Luar Negeri Singapura.

Kedua negara juga menekankan pentingnya kerja sama kontra-terorisme regional, termasuk membangun masyarakat yang lebih kohesif lewat dialog antaragama.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA