Ratusan orang terluka akibat gempa Filipina

Korban luka karena tertimpa puing bangunan, ujar Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina

Ratusan orang terluka akibat gempa Filipina

Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) mengungkapkan setidaknya 394 orang terluka akibat gempa bumi yang mengguncang Filipina, Selasa lalu.

Direktur Phivolcs, Renato Solidum Jr. mengatakan korban terluka akibat tertimpa puing-puing bangunan.

“Termasuk tujuh siswa dan guru yang terluka saat melarikan diri dari gedung sekolah dasar yang roboh,” ujar Solidum, seperti dikutip Philstar.

Solidum mengatakan selain korban terluka, ada tujuh orang tewas dan dua lainnya masih hilang.

Phivolcs juga mencatat setidaknya 344 gempa susulan terjadi dengan kekuatan Magnitudo (M) 1,5 hingga 6,1 dan 70 di antaranya terasa.

“Biasanya setelah gempa kuat, terjadi gempa susulan selama beberapa hari atau pekan, tapi trennya menurun,” ujar Solidum.

Solidum mengatakan gempa susulan itu juga merusak bangunan yang tak lagi kokoh atau berada di daerah rawan longsor.

Warga yang tinggal di daerah rawan longsor, menurut Solidum, perlu segera dievakuasi karena gempa susulan terus terjadi atau terkait hujan lebat yang berkepanjangan.

Dewan Manajemen dan Pengurangan Bencana Nasional (NDRRMC) mengatakan total 1.681 keluarga atau 8.405 orang mengungsi dan tidur di halaman rumah mereka yang hancur.

Warga khawatir untuk kembali ke dalam rumah, terlebih bangunan itu sudah rentan karena gempa berkekuatan M 6,3 yang mengguncang Cobato pada 16 Oktober lalu.

Sekitar 200 sekolah di Mindanao juga diliburkan demi mencegah korban bertambah.

Begitu pula dengan kantor pemerintah dan pusat perbelanjaan, karena tim SAR tengah mendata dampak kerusakan infrastruktur.

NDRbRMC mencatat gempa merusak 94 sekolah negeri, 11 fasilitas kesehatan, rumah ibadah, dan 20 gedung perusahaan swasta di Mindanao Tengah dan Davao serta Otonomi Bangsamoro Wilayah di Muslim Mindanao (BARMM).

Angkatan Udara Filipina (PAF) mengirimkan bantuan kebutuhan dasar dari Departemen Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan (DSWD) menggunakan pesawat terbang.

Senator Richard Gordon sekaligus Ketua Palang Merah Filipina (RRC) mengatakan timnya telah mengirimkan ambulans, tim penyelamat dan personil darurat ke daerah-daerah yang terkena dampak gempa di Mindanao.

Gordon menambahkan bahwa RRC membuka layanan medis di beberapa titik di Mindanao.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA