Polisi Malaysia tahan dua politisi kelompok teror Sri Lanka

Kedua anggota parlemen tersebut menghadiri upacara Hari Pahlawan LTTE Melaka pada 28 November

Polisi Malaysia tahan dua politisi kelompok teror Sri Lanka

Kepolisian Malaysia menahan dua politisi yang diduga terkait dengan kelompok teror Sri Lanka, Liberation Tigers of Tamil Eelam (LTTE), lansir New Straits Times pada Kamis.

Ayob Khan Mydin Pitchay, Asisten direktur Divisi Kontra-Terorisme Polisi Diraja Malaysia (E8), mengatakan kedua orang tersebut diringkus dalam rangkaian operasi di sejumlah negara bagian pada Kamis.

Ayob mengatakan penangkapan itu dilakukan setelah polisi Malaysia mendapatkan bukti dukungan mereka terhadap ideologi LTTE, yang dinyatakan sebagai kelompok teroris oleh Malaysia sejak 2014.

Ayob mengatakan kedua anggota parlemen tersebut menghadiri upacara Hari Pahlawan LTTE Melaka pada 28 November.

“Mereka menyampaikan pidato dan secara terbuka mendukung kelompok teroris dan juga didapati mengirimkan brosur berkaitan dengan LTTE," kata Ayob.

Selain itu, polisi juga membekuk lima orang lainnya dalam rangkaian operasi di Kuala Lumpur, Selangor, Negri Sembilan, Perak, Kedah, dan Melaka tersebut.

Tersangka ketiga bekerja sebagai penjual besi tua dari Rawang yang merupakan penyelenggara acara Hari Pahlawan LTTE di Kuala Lumpur.

Kegiatan ini digelar rutin setiap bulan November.

Ayob menerangkan tersangka dinyatakan bersalah melukai Komisioner Tinggi Sri Lanka untuk Malaysia di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 4 September 2016.

“Dia didenda 10 ribu ringgit atas pelanggaran tersebut," ujar Ayob.

Tersangka keempat yang ditangkap merupakan agen asuransi di Kuala Lumpur.

Kepolisian menduga dia terlibat dalam perencanaan serangan di bandara pada 2016 lalu.

Setelah itu, kepolisian juga menahan seorang sopir taksi dari Sungai Siput, Perak, yang kedapatan merekrut orang untuk masuk ke LTTE.

Polisi juga menangkap dua orang lainnya, yaitu seorang teknisi dari Kulim, Kedah, dan seorang operator di Sungai Buloh.

Polisi meyakini keduanya mendukung LTTE melalui media sosial.



TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA