Polisi Malaysia: Ancaman Abu Sayyaf masih nyata, Esscom akan direstrukturisasi

Esscom akan direstrukturisasi terkait penempatan pasukan keamanan yang melibatkan militer, polisi, dan Badan Maritim Malaysia (MMEA)

Polisi Malaysia: Ancaman Abu Sayyaf masih nyata, Esscom akan direstrukturisasi

JAKARTA

Kepolisian Malaysia menyatakan ancaman kelompok Abu Sayyaf yang bermarkas di Jolo, Sulu, Sabah timur masih tinggi meskipun Komando Keamanan Sabah Timur (Esscom) telah dibentuk, lansir Bernama pada Selasa.

Kepala Kepolisian Malaysia Abdul Hamid Bador mengatakan serangan oleh kelompok itu dapat terjadi kapan saja jika tak dicegah.

Untuk itu, kata dia, Esscom akan direstrukturisasi terkait penempatan pasukan keamanan yang melibatkan militer, polisi, dan Badan Maritim Malaysia (MMEA).

Abdul Hamid mengatakan proses restrukturisasi sedang dilakukan melalui Dewan Keamanan Nasional untuk lebih memperkuat Esscom.

Dia mengatakan ancaman terhadap pulau Sabah ada di sana setiap hari.

"Ini karena Sabah sangat dekat dengan Filipina; hanya butuh 15 menit dengan speedboat untuk mencapai perairan Filipina," kata dia.

Abdul Hamid mengatakan sangat mudah bagi kelompok Abu Sayyaf untuk menyusup ke perairan Malaysia.

Namun, lanjut dia, pemerintah Filipina telah menciptakan kontrol keamanan keseluruhan di pulau-pulau Jolo dekat Kunak, Lahad Datu, Sabah.

“Kebijakan terbaru Filipina ini meredakan kekhawatiran kami," jelas Abdul Hamid.

Meskipun demikian, Abdul Hamid menegaskan Esscom harus waspada terhadap segala ancaman saat melakukan operasi.

Pada 6 Mei, Menteri Pertahanan Malaysia Mohamad Sabu mengumumkan Esscom akan direstrukturisasi untuk meningkatkan keamanan di pantai timur Malaysia.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA