Perusahaan besar Filipina galang donasi untuk korban gempa

Mereka mengerahkan bantuan makanan, penerangan, selimut, tenda, dan pesawat untuk mengangkut logistik

Perusahaan besar Filipina galang donasi untuk korban gempa

Konglomerat dan pebisnis Filipina mengerahkan sumber daya untuk membantu korban serangkaian gempa bumi besar yang melanda Mindanao beberapa waktu lalu.

Inisiatif itu dilakukan oleh Yayasan Ketahanan Bencana Filipina (PDRF), kelompok yang dipimpin sektor swasta untuk manajemen bencana.

“Sektor swasta berkomitmen untuk membantu tanggap bencana dan meringankan beban masyarakat terdampak,” ujar Manuel V. Pangilinan, salah satu ketua PDRF, seperti dikutip Philstar.

Beberapa perusahaan dan yayasan yang turut berdonasi adalah AirAsia, yang menyediakan penerbangan untuk mengangkut bantuan, Coca Cola Foundation, Yayasan AirBnb yang menyediakan akomodasi untuk tim darat PDRF, Makati Medical Center Foundation, Produk Pepsi Cola, Lucio Tan Philippine Air Lines, Smart Communications, dan Tzu Chi Foundation.

Selain penerbangan dan penginapan, bantuan berupa beras, air minum, lampu tenaga surya, galon air, tempat tidur, selimut, terminal telepon dan paket makanan.

PDRF juga mengerahkan tim ke Cobato untuk mengkoordinasikan bantuan.

Diluncurkan sejak 2009, PDRF mulanya adalah komunitas perusahaan dan yayasan untuk membantu korban bencana akibat topan Ondoy.

Anggota parlemen Filipina Alan Peter Cayetano mengapresiasi langkah PDRF dengan mengatakan bahwa ini merupakan pelopor yang baik untuk mengumpulkan dana bagi korban bencana.

“Mereka tak hanya kehilangan harta benda tapi juga nyawa keluarga yang tak bersalah. Jadi mungkin saya meminta Kongres untuk mendukung secara ekstra, demi membantu para korban gempa,” ujar dia.

Sembilan pulu anggota Dewan, lanjut Cayetano, juga berjanji untuk menyisihkan gaji demi membantu para korban.

Palang Merah Filipina (PRC) telah memulai penggalangan dana untuk disalurkan ke para pengungsi di Mindanao.

Ketua PRC sekaligus senaro Richard Gordon mengajak masyarakat dan perusahaan untuk turut serta memberikan sumbangan.

“Lebih dari 420 sukarewasan Palang Merah telah kami kerahkan untuk membantu mereka yang terkena dampak di Wilayah 11 dan 12,” kata Gordon.

Sementara Gubernur Zamboanga Sibugay Wilter Palma menyumbangkan 35.000 ton beras ke Makilala, salah satu wilayah terparah di Cobato Utara, yang diangkut dengan konvoi tujuh truk hari ini.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA