Menhan Filipina: Mindanao krisis kemanusiaan pasca-gempa

Hingga kemarin, jumlah korban luka sudah 432 orang dan dua orang lainnya dilaporkan hilang

Menhan Filipina: Mindanao krisis kemanusiaan pasca-gempa

Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana mengakui terjadi krisis kemanusiaan di Mindanao menyusul rangkaian gempa dan ribuan orang yang harus mengungsi.

“Sekarang ini krisis kemanusiaan. Banyak rumah hancur atau pemiliknya mengungsi karena gempa susulan dan kekhawatiran bangunan runtuh,” ujar Lorenzana seperti dilansir, Philstar, Senin.

“Ada juga tanah longsor yang menghancurkan banyak rumah. Mereka semua berada di pusat evakuasi dan membutuhkan bantuan.”

Pernyataan menteri pertahanan itu dikeluarkan setelah gempa bumi mengguncang pada 29 dan 31 Oktober mengakibatkan 21 orang tewas.

Hingga kemarin, jumlah korban luka sudah 432 orang dan dua orang lainnya dilaporkan hilang.

Serangkaian gempa juga kembali mengguncang kemarin dengan pusat sekitar jarak 11-22 kilometer di sekitar Makilala, Cotabato.

Menteri Lorenzana menjamin bahwa pemerintah bisa mengatasi situasi.

Setelah gempa terjadi, Dewan Pengurangan Risiko Bencana Provinsi dan Dewan Manajemen (PDRRMC) diaktifkan dan semua lembaga di bawah Dewan Pengurangan Risiko Bencana Nasional dan Dewan Manajemen (NDRRMC) memberikan pertolongan.

Lorenzana mengatakan ada bantuan cukup tersedia di pusat-pusat evakuasi, mengutip laporan dari DND Undersecretary dan direktur eksekutif NDRRMC Ricardo Jalad.

“Hanya perlu manajemen yang tepat dari sistem distribusi untuk memastikan bahwa semua orang dilayani,” ujar dia.

Soal distribusi bantuan ini, Komando Mindanao Timur Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) meminta para penyumbang mengirimkan barang bantuan mereka ke posko bencana di setiap daerah yang terkena dampak.

Departemen Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan (DSWD) pada Sabtu mendirikan pusat logistik seluler di Kota Kidapawan untuk mempercepat distribusi bantuan.

Maskapai penerbangan swasta Cebu Pacific dan Air Asia memberikan angkutan gratis untuk pasokan bantuan.

Hingga Sabtu, mereka telah menyalurkan lebih dari 6 juta peso bantuan kepada total 29.349 keluarga.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA