Malaysia ajukan UU pembatasan tembakau

Pemerintah akan membatasi rokok dan produk lain yang mengandung nikotin seperti vape, rokok elektrik, dan shisha

Malaysia ajukan UU pembatasan tembakau

Kementerian Kesehatan akan mengajukan rancangan undang-undang tentang penggunaan tembakau, vape, dan rokok elektrik (e-cigarette) serta shisha ke parlemen pada Maret tahun depan.

Menteri Kesehatan Malaysia Dzulkefly Ahmad mengatakan studi undang-undang yang diklaim akan cukup telah memasuki tahap final.

"Kami hampir selesai berdiskusi dengan Jaksa Agung," kata Dzulkefly, seperti dikutip dari Bernama, Minggu.


Dzulkefly mengatakan undang-undang ini akan meliputi tidak hanya tembakau tetapi juga beberapa produk lain yang dapat mengandung nikotin seperti vape atau rokok elektrik.

Deputi menteri kesehatan Lee Boon Chye memimpin komite khusus untuk mendalami isu ini pada vape dan shisha.

Komite itu terdiri atas sejumlah pejabat kementerian kesehatan, perdagangan dalam negeri, dan pihak Framework Convention on Tobacco Contro (FCTC).

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA