Mahathir: Malaysia punya hak untuk tidak ekstradisi Zakir Naik

Mahathir mengatakan situasinya sama dengan Australia yang tidak mengekstradisi Sirul Azhar Umar ke Malaysia

Mahathir: Malaysia punya hak untuk tidak ekstradisi Zakir Naik

JAKARTA

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan negaranya memiliki hak untuk tidak mengekstradisi Zakir Naik jika tokoh Muslim India itu tidak akan mendapatkan keadilan, lansir The Star pada Senin.

Dia mengatakan situasinya sama dengan Australia yang tidak mengekstradisi Sirul Azhar Umar ke Malaysia.

Sirul adalah mantan bodyguard yang dijatuhi hukuman mati pada 2015 karena membunuh model Mongolia Altantuya Shaariibuu.

"Kami meminta Australia mengekstradisi Sirul dan mereka khawatir kami akan membawanya ke tiang gantungan," kata Mahathir.

"Secara umum Zakir merasa dia tidak akan mendapatkan pengadilan yang adil (di India)," kata Mahathir.

Otoritas India tengah berusaha mendapatkan surat perintah pengadilan pada 19 Juni mendatang untuk dapat menangkap Zakir Naik.

Surat perintah itu akan memungkinkan otoritas India mengajukan petisi kepada Interpol untuk mengeluarkan Red Notice kepada negara-negara anggota, termasuk Malaysia.

Setelah itu, India akan meminta otoritas Malaysia mengembalikannya di bawah perjanjian ekstradisi kedua negara.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA