Fitch proyeksi ekonomi Filipina tumbuh 6,1% di 2019

Jumlah pengangguran dan setengah menganggur turun sebanyak 1 juta dari tahun lalu

Fitch proyeksi ekonomi Filipina tumbuh 6,1% di 2019

Lembaga pemeringkat utang global, Fitch Ratings, mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Filipina sebesar 6,1 persen pada tahun ini.

Ekonomi Filipina tahun ini diperkirakan akan meningkat (rebound) di paruh kedua tahun ini.

"Badan tersebut mempertahankan perkiraan pertumbuhan ekonomi Filipina tahun 2019 setahun penuh sebesar 6,1 persen, terus menempatkan Filipina di antara ekonomi yang tumbuh tertinggi di kawasan," kata lembaga pemeringkat itu dalam sebuah laporan yang dirilis pada Selasa, dikutip dari Manila Times.

Proyeksi terbaru ini berada dalam kisaran target pemerintah Filipina yang telah direvisi turun sebesar 6-7 persen dari sebelumnya.

Fitch menambahkan, lembaga itu berharap pertumbuhan Filipina membaik pada paruh kedua 2019, setelah pada paruh pertama lalu ekonomi Filipina mengalami pelemahan. Pertumbuhan terhambat oleh keterlambatan implementasi anggaran dan lingkungan eksternal atau ekonomi global yang lemah.

Pada kuartal II lalu, ekonomi Filipina hanya tumbuh sebesar 5,5 persen, sama dengan pertumbuhan di paruh pertama tahun ini sebesar 5,5 persen.

Tenaga kerja

Sementara itu, jumlah tenaga kerja di Filipina mencapai 96,4 persen atau 43 juta orang Filipina tahun ini, naik dari 41 juta orang pada tahun 2018, menurut survei angkatan kerja putaran terbaru dari Otoritas Statistik Filipina (PSA).

Sebanyak 5,9 juta atau 13,9 persen dilaporkan masih menganggur, atau mereka yang menyatakan keinginan untuk memiliki jam kerja tambahan dalam pekerjaan mereka saat ini, ingin memiliki pekerjaan tambahan, dan ingin memiliki pekerjaan baru dengan jam kerja yang lebih lama.

Survei yang dilakukan pada bulan Juli itu menunjukkan terjadi pengurangan pengangguran dan setengah menganggur lebih dari satu juta pekerja, dibandingkan dengan 7 juta orang pada periode yang sama tahun 2018.

Menteri Perburuhan Filipina, Silvestre Bello III, pada hari Selasa, berjanji untuk menyediakan pekerjaan bagi penganggur dan setengah menganggur.

“Di tengah situasi ketenagakerjaan yang stabil di negara ini, kita perlu mempertahankan upaya kita untuk memperkuat penyediaan pekerjaan yang layak dan mengatasi tantangan yang tersisa. Tujuan kami adalah mengamankan pekerjaan, membuat pekerjaan lebih bermakna, lebih produktif, dan lebih bermanfaat bagi para pekerja, yang pada gilirannya mendorong produktivitas yang lebih besar bagi pengusaha dan bisnis,” kata Bello, seperti dikutip dari Manila Times.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA