Filipina tingkatkan kerja sama pariwisata dengan Korea Selatan

Wisatawan Korea datang ke Filipina untuk wisata pantai dan belajar Bahasa Inggris

Filipina tingkatkan kerja sama pariwisata dengan Korea Selatan

Filipina menguatkan kerja sama pariwisata dengan Republik Korea melalui penandatanganan program bersama lima tahun.

"Dengan perjanjian pariwisata antara Filipina dan Korea, kami berharap dapat mempertahankan dan mengintensifkan hubungan ini," kata Sekretaris Departemen Pariwisata (DOT) Bernadette Romulo-Puyat.

Program yang mulai 2019 hingga 2024 ini mencakup peningkatan promosi pariwisata dan menyelaraskan upaya pariwisata, memfasilitasi interaksi dan memperkuat kerja sama tentang keselamatan wisatawan, keamanan, dan jaminan kualitas.

Puyat menekankan bahwa Korea telah menjadi pangsa pasar utama wisatawan asing selama sembilan tahun belakangan.

Pada 2018, DOT mencatat 1,6 juta wisatawan datang dari Korea, atau 23 persen dari total 7,1 juta wisatawan tahun itu.

“Tak perlu dikatakan, Korea Selatan pasar utama Filipina selama sembilan tahun berturut-turut. Untuk mempertahankannya, DOT akan memulai kampanye pemasaran yang lebih agresif untuk terus menangkap pangsa pasar Korea, ”kata Puyat.

Dia menambahkan bahwa DOT-Korea akan melakukan kegiatan yang mendukung pemasaran, selain itu bekerja sama dengan agen perjalanan mengembangkan produk wisata tematik baru untuk segmen pasar tertentu.

“Program pelatihan produk untuk sub-agen di Busan dan Daegu. Selain itu, kami akan mendorong lebih banyak maskapai untuk terbang langsung ke gateway internasional selain Manila dari kota-kota utama di Korea, ”kata Puyat.

Pada Januari-September wisatawan Korea Selatan yang datang ke Filipina sudah 1,4 juta orang, tumbuh 20,97 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Turis Korea mencapai 23,55 persen dari total kedatangan saat ini.

Kepala pariwisata mengaitkan angka-angka yang mendorong peningkatan konektivitas udara antara kedua pasar, mencatat penciptaan 14 penerbangan tambahan ke Filipina dari Korea.

Penerbangan ini termasuk rute baru seperti Daegu-Kalibu-Daegu, Incheon-Bohol-Incheon dan Muan-Clark-Muan.

“Pertumbuhan ini mendorong kami menarik lebih banyak wisatawan Korea Selatan dan mencapi tahun mengapa Filipina lebih menyenangkan,” ujar Puyat.

Selain wisata matahari dan pantai, orang Korea datang ke Filipina untuk portofolio wisata pendidikan atau bahasa Inggris sebagai bahasa kedua.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA