Filipina tegaskan akan kembalikan sampah Australia

Jika sampah itu bahan bakar pembuat semen, perusahaan harus mengimpor secara resmi

Filipina tegaskan akan kembalikan sampah Australia

JAKARTA

Sekretaris Urusan Luar Negeri Filipina Teodoro Locsin Jr pada Senin mengatakan bahwa negara tersebut akan mengembalikan sampah dari Australia, meskipun Departemen Lingkungan dan Sumber Daya Alam (DENR) mengatakan sampah itu adalah bahan bakar rekayasa yang digunakan pabrik semen, lansir GMA Network.

“Omong-omong, sampah dari Australia, itu akan kembali juga. Tidak, saya tidak mengatakan itu digunakan untuk membuat semen,” ujar Locsin, lewat Twitter.

“Jika demikian, pembuat semen harus secara resmi mengimpor bahan bakar agar tak berceceran kecuali di pabrik mereka,” tambah dia.

Pengirim menyatakan itu adalah bahan bakar hasil rekayasa (processed engineered fuel/PEF) dan limbah kota, dengan penerima Holcim Philippines Inc.

Sementara itu Holcim mengatakan bahwa PEF dibuat dari sampah olahan dan digunakan sebagai bahan bakar alternatif untuk memproduksi semen.

“Bagi kami, ini tidak benar-benar sampah. Ini bahan bakar kelas rendah, ini bahan bakar hasil rekayasa,” ujar manajer teknis Holcim Philippines Inc Alan Cuyno.

Sementara perwakilan kota Muntinlupa di parlemen Filipina, Ruffy Biazon, mengklarifikasi bahwa paket tersebut secara resmi diimpor oleh Holcim.

“Informasi selama sidang baru-baru ini dalam Kongres, itu diimpor resmi oleh Holcim. Dewan Komisaris menentang sebutan bahwa itu Processed Engineered Fuel (PEF), dan menyatakan bahwa berdasarkan baunya, itu adalah limbah domestik. DENR mengatakan mereka dapat mengujinya untuk konfirmasi,” ujar Biazon.

Menjawab pernyataan Biazon, Locsin mengatakan bahwa Departemen Luar Negeri (DFA) tak akan “menandatangani” kesepakatan ini.

“DFA tidak akan menandatanganinya. Bukan urusan kami. Saya pasti tak akan menandatangani,” kata dia.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA