Filipina konfirmasi tewasnya pemimpin kelompok Maute

Komandan militer Filipina Romeo Brawner mengatakan kematian Abu Dar didapastikan setelah melalui tes DNA di Amerika Serikat

Filipina konfirmasi tewasnya pemimpin kelompok Maute

JAKARTA 

Filipina mengonfirmasi tewasnya Abu Dar, pemimpin kelompok Maute, dalam perang melawan militer, lansir Philippines News Agency pada Minggu.

Komandan militer Filipina Romeo Brawner mengatakan kematian Abu Dar didapastikan setelah melalui tes DNA di Amerika Serikat.

Brawner juga mengatakan kematian Abu Dar juga berarti akhir dari eksistensi kelompok Llaho Dawlah Islamiya di Filipina Selatan.

Kelompok ini adalah aliansi militan pro-Daesh di Filipina Selatan yang juga merekrut warga asing.

"Kelompok ini berpusat pada pemimpin,” kata Brawner.

Mayor Jenderal Roberto Ancan, selaku komandan dari Divisi Pertama Infantri, menyatakan kematian Dar adalah pencapaian penting pemerintah dan orang-orang di Lanao del Sur yang bekerja sama untuk membersihkan provinsi tersebut dari para teroris.

Dawla Islamiya melakukan pengepungan terhadap kota Marawi selama lima bulan pada 2017, sebelum beberapa pemimpin dilaporkan tewas dalam serangan udara dan darat.

Isnilon Hapilon, pemimpin Daesh di Asia Tenggara, tewas dalam peperangan ini.

Desember lalu, Filipina menyetujui perpanjangan darurat militer di Mindanao hingga akhir 2019.

Keputusan itu diambil setelah mayoritas anggota kongres setuju memperpanjang darurat militer.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA