Bertemu PM Singapura besok, Jokowi akan bahas asap karhutla

"Kita tidak bisa mencegah kepala negara untuk bicara hal lain tentunya, termasuk hal terkait kontra terorism atau hal lain itu bisa saja muncul di dalam pembicaraan," ujar Retno Marsudi

Bertemu PM Singapura besok, Jokowi akan bahas asap karhutla

Presiden Indonesia Joko Widodo pada Selasa akan melakukan kunjungan ke Singapura dan bertemu dengan Perdana Menteri Lee Shien Loong.

Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengatakan kunjungan tersebut dalam rangka pertemuan tahunan kedua kepala negara atau leaders retreat.

Selain membahas kelanjutan kerja sama Indonesia, Retno menyatakan tidak menutup kemungkinan Jokowi -- sapaan Joko Widodo -- dan Lee Hsien Loong akan membahas mengenai asap kebakaran hutan dan lahan lintas batas atau transboundary haze atau terkait dengan permasalahan terorisme.

"Kita tidak bisa mencegah kedua pemimpin untuk bicara hal lain tentunya, termasuk hal terkait kontra terorism atau hal lain itu bisa saja muncul di dalam pembicaraan," ujar Retno Marsudi kepada Anadolu Agency pada Senin.

Sebelumnya, Singapura menjadi salah satu negara yang terpapar asap kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Indonesia beberapa waktu lalu.

Bahkan kualitas udara di Singapura sempat berstatus "Tidak Sehat".

Pada 2 September lalu, Singapura telah mengirim nota diplomatik ke Indonesia terkait kabut asap yang masuk ke negaranya, lansir New Straits Times.

Menteri Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Air Singapura Masagos Zulkifli mengatakan nota diplomatik itu dikirim pekan lalu seiring dengan peningkatan titik api di Sumatera.

"Kami juga meminta informasi dari mereka untuk melakukan persiapan sekaligus menawarkan bantuan kami," kata Masagos.

Badan Lingkungan Nasional (NEA) juga telah menyurati Indonesia untuk mencari informasi lebih lanjut tentang keterlibatan perusahaan-perusahaan Singapura dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala NEA Tan Meng Dui juga berencana membuka penyelidikan terhadap perusahaan Singapura yang terlibat karhutla di Indonesia.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA