Anwar Ibrahim: Umat Islam harus melawan rasisme

Dia membantah anggapan bahwa muslim tidak bisa menerima non-Muslim sebagai pemimpin

Anwar Ibrahim: Umat Islam harus melawan rasisme

Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim menyerukan muslim di Malaysia untuk menghancurkan rasisme dan menjalin harmoni sosial menuju masyarakat adil makmur dan imparsial.

Menurut dia, muslim di negara ini perlu menyadari bahwa kekuatan Islam yang sebenarnya adalah kemampuannya menghancurkan rasisme yang membatasi kohesivitas masyarakat dari berbagai kebangsaan dan agama.

"Islam menghilangkan prinsip rasisme yang sempit dan menekankan semangat kemanusiaan," katanya, ketika menyampaikan pidato di Seminar Nasional Hidup Bersama dalam Keragaman: Membina Ras dan Budaya yang Damai, Kamis seperti dimuat Bernama.

Hadir pula Menteri Besar Selangor Amirudin Shari.

Anggota parlemen dari Port Dickson ini juga membantah bahwa muslim tidak bisa menerima non-Muslim sebagai pemimpin atau berteman dengan mereka.

Menyoroti sejarah hijrah Nabi Muhammad dari Mekah ke Madinah, Anwar mengatakan selama itu ada seseorang yang bukan Muslim yang membantu Nabi Muhammad dalam perjalanan.

'Jika Islam melarang Muslim untuk dekat dengan non-Muslim, bagaimana mungkin Rasulullah menerima bantuan seorang non-Muslim di antara peristiwa terbesar komunitas Muslim sehingga dinaikkan sebagai tanggal dimulainya tahun Islam, ”kata dia.

Dalam seminar itu, Anwar juga menepis anggapan bahwa dia adalah orang liberal dan tidak memiliki jiwa Melayu.

Dia mengatakan bahwa dia adalah orang berjiwa Melayu tetapi menganut prinsip bisa membantu siapapun tanpa memandang ras atau agama.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA