ADB biayai peluncuran satelit, perkuat akses internet di Asia Pasifik

Satelit Kacific-1 dijadwalkan akan diluncurkan oleh SpaceX pada Desember 2019 dan beroperasi awal 2020

ADB biayai peluncuran satelit, perkuat akses internet di Asia Pasifik

Asian Development Bank (ADB) memulai pembiayaan satelit menyediakan akses internet di negara-negara yang mempunyai kepulauan terpencil seperti Indonesia dan Filipina untuk mempercepat pembangunan, ujar Direktur Jenderal ADB untuk Operasi Sektor Swasta Michael Barrow, Senin.

Menurut dia mengatakan lebih dari 2 miliar orang di kawasan Asia Pasifik tidak mempunyai akses internet yang memadai karena infrastruktur, tantangan geografis, dan tingginya biaya layanan .

“Akses internet yang andal dan berkecepatan tinggi membantu meningkatkan layanan pendidikan, informasi dan menarik investasi,” ujar dia dalam sebuah pernyataan yang diterima Anadolu Agency.

“Selain itu mengurangi kesenjangan pembangunan desa-kota, meningkatkan perdagangan dan konektivitas, dan menumbuhkan ekonomi lokal.”

"Ini juga akan membantu meningkatkan komunikasi, terutama selama keadaan darurat dan saat-saat bencana ketika jaringan darat mungkin rusak."

Pendanaan proyek ini berasal dari pinjaman ADB dan Dana Infrastruktur Swasta (LEAP) dari Leading Asia, yang dikelola oleh ADB.

CEO Kacific Christian Patouraux mengatakan keterlibatan ADB membantu mengamankan pendanaan proyek ini.

Menurut dia, proyek ini akan mendukung pembangunan, peluncuran, dan pengoperasian orbit bumi geostasioner bersama dan berteknologi High Throughput Satellite.

Satelit Kacific-1 dijadwalkan akan diluncurkan oleh SpaceX pada Desember 2019 dan beroperasi awal 2020 .

“Manfaat konektivitas mengubah hidup — dari peningkatan pariwisata, akses ke informasi, layanan keuangan, hingga perawatan kesehatan dan pendidikan bagi banyak komunitas terpencil di wilayah ini. ”

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA