39 WNA jadi korban bom Sri Lanka

Mereka berasal dari Turki, Jepang, Inggris, Denmark, India, Belanda, China, Australia dan Portugal

39 WNA jadi korban bom Sri Lanka

KOLOMBO, Sri Lanka

Sebanyak 39 orang warga negara asing, termasuk dua orang Turki, tewas dalam serangan teror pada Minggu di Sri Lanka, ujar media lokal pada Senin.

Delapan ledakan serentak yang menargetkan gereja dan hotel di dan luar ibu kota Kolombo menewaskan setidaknya 290 orang dan melukai lebih dari 500 lainnya pada Minggu Paskah.

Turki, Jepang, Inggris, Denmark, India, Belanda, China, Australia dan Portugal adalah negara-negara yang mengonfirmasi warganya menjadi korban.

Bom teror itu menghantam gereja-gereja di Kota Kochchikade, Negombo dan Batticaloa, juga Hotel Kingsbury, Cinnamon Grand dan Shangri La di Kolombo.

Rinciannya, dua orang korban merupakan warga negara Turki, delapan Inggris–dua di antaranya berkewarganegaraan ganda AS–, lima warga negara India, tiga dari Denmark, dua masing-masing dari China dan Australia, satu masing-masing dari dari Portugal, Jepang dan Belanda.

Serangan bom bensin menyusul terjadi di sebuah masjid di sebelah barat laut Distrik Puttalum dan pembakaran dua toko milik Muslim di Distrik Kalutara pada Minggu malam, menurut laporan polisi.

Masih ada 14 korban yang belum diumumkan identitas kewarganegaraannnya.

Sementara itu, para pejabat Sri Lanka belum mengumumkan identitas mereka.

*ditulis oleh Burak Bir

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA