Warga Pangandaran Keluhkan Pencetakan e-KTP Lamban

Keterlambatan pembuatan e KTP di Kabupaten Pangandaran dikeluhkan banyak pihak. Santo warga Desa Babakan Kecamatan Pangandaran menuturkan, dirinya sangat menyesalkan keterlambatan dalam pembuatan e KTP. Pasalnya akibat keterlambatan tersebut kepentingan

Warga Pangandaran Keluhkan Pencetakan e-KTP Lamban

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com: Keterlambatan pembuatan e-KTP di Kabupaten Pangandaran dikeluhkan banyak pihak. Santo warga Desa Babakan Kecamatan Pangandaran menuturkan, dirinya sangat menyesalkan keterlambatan dalam pembuatan e-KTP. Pasalnya akibat keterlambatan tersebut kepentingan dalam pengajuan kredit ke bank jadi terhambat. "Bayangkan saja untuk pencetakan e-KTP di Pangandaran bisa memakan waktu hingga 2 bulan,"kata Santo. Sementara itu, Kepala Bidang Kependudukan Catatan Sipil, Sosial, Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disdukcapil Sosnakertras) Kabupaten Pangandaran Jajang mengatakan, keterlambatan pencetakan e-KTP disebabkan keterbatasan tinta dan mesin cetak. Saat ini pihaknya hanya menyediakan tinta bagi warga yang sangat membutuhkan e-KTP, seperti untuk ke rumah sakit, keluar negeri serta keperluan yang sangat urgen. Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan kabupaten/kota di Jawa Barat untuk meminjam tinta. Namun ketersediaan tinta di kabupaten/kota lain pun sangat terbatas. "Kami masih menunggu pasokan tinta dan tambahan mesin pencetak dari pemerintah pusat. Masyarakat yang belum memiliki e KTP harap bersabar," kata Jajang, Kamis (12/5/2016). Kaitannya dengan kondisi tersebut, Jajang telah memberikan pelaporan kepada DPRD dan bupati agar mengupayakan keberadaan tinta. Hal itu penting agar proses pencetakan e KTP selesai tahun ini. Berdasarkan informasi yang diperoleh dalam satu hari pihak Disdukcapil Sosnakertras Kabupaten Pangandaran hanya mampu membuat 400 e-KTP dan baru tercetak 6 persen, dari jumlah total penduduk 423.813 baru tercetak 26 ribu warga. (Iwan Mulyadi/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA