Uang Satu Milyar Untuk Desa Pusakanagara Hilang

Program sanitasi lingkungan pembangunan jamban umum senilai Rp 1 Milyar, di Desa Pusakanagara, Kecamatan Baregbeg terancam gagal. Terancam gagalnya pembangunan jamban umum tersebut, karena adanya surat keputusan dari Provinsi Jawa Barat yang salah nama a

Uang Satu Milyar Untuk Desa Pusakanagara Hilang

CIAMIS,FOKUSJabar.com : Program sanitasi lingkungan pembangunan jamban umum senilai Rp 1 Milyar, di Desa Pusakanagara, Kecamatan Baregbeg terancam gagal. Terancam gagalnya pembangunan jamban umum tersebut, karena adanya surat keputusan dari Provinsi Jawa Barat yang salah nama alamat. "Desa Pusakanagara ini berada di Kecamatan Baregbeg namun dalam surat keputusan dari Provinsi penerima program tersebut Desa Pusakanagara Kecamatan Jatinegara Kabupaten Ciamis,"tutur Wawan Gani Pratono Kepala Desa Pusakanagara Kecamatan Baregbeg. Jumat ( 18/9/2015 ) Wawan menjelaskan,sehingga dengan adanya kesalahan nama kecamatan tersebut kini bantuan untuk desanya masih tertahan. Sehingga dengan tertahanya bantuan tersebut membuat kekecewaan di masyarakat. Padahal alamat yang tertera di Kabupaten sudah jelas bahwa Desa Pusakanegara, Kecamatan Baregbeg, bukan kecamatan Jatinegara. "Saya sudah konfirmasi ke Dinas Cipta Karya Kabupaten Ciamis bahkan sampai ke tingkat Provinsi untuk menanyakan bantuan tersebut. Kenapa surat keputusan tersebut sampai salah alamat,"ungkapnya. Wawan melanjutkan, namun konfirmasi ke berbagai pihak yang dilakukanya, untuk menanyakan salah alamat tersebut. Sampai saat ini belum ada jawaban pasti dari pihak manapun, baik pemerintah Provinsi maupun Kabupaten itu sendiri. "Saya merasa kecewa sekali dengan kejadian ini apalagi program tersebut sudah diketahui masyarakat luas. Sehingga Saya dianggapnya membohongi mereka,"imbuhnya. Sementara itu program bantuan sanitasi tersebut tambah Wawan, akan digunakan untuk membangun dua jamban umum di dua dusun yang ada di desanya. "Pembangunan jamban umum tersebut untuk membantu masyarakat saat kesulitan air bersih seperti saat ini," pungkasnya. ( Husen Maharaja/Galih )

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA