Turunnya Harga BBM Tidak Berpengaruh pada Sembako di Pangandaran

Meski pemerintah telah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), namun sejumlah bahan pokok dan sayuran di Pasar Pangandaran masih tetap. Tidak ada indikasi sejumlah bahan kebutuhan pokok dan sayuran tersebut bakal turun mengikuti turunnya harga jual m

Turunnya Harga BBM Tidak Berpengaruh pada Sembako di Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com: Meski pemerintah telah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), namun sejumlah bahan pokok dan sayuran di Pasar Pangandaran masih tetap. Tidak ada indikasi sejumlah bahan kebutuhan pokok dan sayuran tersebut bakal turun mengikuti turunnya harga jual minyak. Dari pantauan FOKUSJabar, Rabu (6/1/2016), semua bahan pokok barang strategis lain tidak terjadi perubahan harga, hanya beberapa komoditi yang terjadi fluktuasi, namun itu pun tidak signifikan. Misalnya beras jenis IR dijual Rp11.500 perkilogramnya. Begitupun beras jenis Pandan Wangi dijual Rp12.000 perkilogram, sementara beras setara beras bulog dijual dengan harga kisaran Rp9.500 perkilogram. Untuk gula pasir produksi dalam negeri dijual dengan harga Rp12.000 perkilogramnya, sedangkan gula merah terjadi kenaikan dari Rp13.000  menjadi Rp15.000 perkilogramnya. Untuk minyak goreng Bimoli (5kg) Rp65.000  dan minyak goreng tanpa merek dijual dengan harga Rp10.000 perkilogramnya. Sedangkan harga daging ayam ras rata-rata diatas Rp.37.000 perkilogram, dan telur ayam ras di pasaran naik dari harga Rp24.000 menjadi Rp28.000 perkilogramnya. Sementara itu, untuk harga cabe merah kriting Rp45.000  sedangkan cabe rawit yang biasa dijual Rp40.000 turun hingga Rp35.000 perkilogramnya. (Iwan Mulyadi/Glh)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA