Tingkatkan Pelayanan Penyuluhan di Daerah

Untuk meningkatkan pelayanan penyuluhan kepada warga di daerah, Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian Perikanan Kehutanan dan Ketahanan Pangan (BP4K KP) Kabupaten Ciamis menggelar rapat koordinasi di Aula BPK4 KP, Kamis (18 02 2016). Kepala BP4K KP Kabupat

Tingkatkan Pelayanan Penyuluhan di Daerah

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Untuk meningkatkan pelayanan penyuluhan kepada warga di daerah, Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian Perikanan Kehutanan dan Ketahanan Pangan (BP4K-KP) Kabupaten Ciamis menggelar rapat koordinasi di Aula BPK4-KP, Kamis (18/02/2016). Kepala BP4K-KP Kabupaten Ciamis, Unang Danuarso mengakui, rapat koordinasi yang digelar setiap bulan itu sabagai bahan evaluasi kerja setiap bulannya dalam rangka memberikan pelayanan terbaik bagi warga di daerah. “Sebanyak 26 Kepala Badan Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) dari 26 kecamatan memberikan masukan-masukan perkembangan di daerahnya masing-masing, mereka melaporkan berbagai kegiatan baik kendala atau pun solusi untuk meningkatkan pelayanan kepada warga,” kata Unang. Menurut Unang, koordinasi tetap diperlukan baik dengan BP4K maupun dengan dinas teknis lainnya, seperti Dinas Pertanian, Dinas Peternakan dan Perikanan, termasuk Dinas Kehutanan karena kinerja penyuluh di BP3K sangat berhubungan dengan dinas teknis tersebut. “Berbagai perkembangan kinerja penyuluh di daerah terus diupdate, sehingga jika ada permasalahan sekecil apa pun akan segera ditanggapi untuk dicarikan solusinya,” kata Unang. Diakuinya, dari 26 BP3K mayoritas merupakan penyuluh pertanian, namun masih ada daerah yang ada tidak memiliki penyuluh perikanan sehingga koordinasi dengan Dinas Perternakan dan Perikanan harus tetap terjalin untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warga. “Kami hanya memiliki 11 PNS yang berlatar belakang disiplin ilmunya di bidang perikanan, mereka tersebar di 11 BP3K, sementara BP3K lainnya masih dirangkap oleh penyuluh pertanian. Jadi mereka harus terus melakukan koordinasi dengan dinas terklait jika ada hal yang perlu ditangani terkait perikanan,” katanya. (Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA