Tidak Ada Kompromi Bagi Pelaku Paedofilia

GARUT, FOKUSJABAR.com Maraknya pelecehan seksual di Kabupaten Garut membuat geram ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Garut. Ketua LPA Garut Nitta K. Wijaya, dengan tegas menyatakan bahwa penindakan kasus pelecehan seksual terhadap anak (pa

Tidak Ada Kompromi Bagi Pelaku Paedofilia

GARUT, FOKUSJABAR.com : Maraknya pelecehan seksual di Kabupaten Garut membuat geram ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Garut. Ketua LPA Garut Nitta K. Wijaya, dengan tegas menyatakan bahwa penindakan kasus pelecehan seksual terhadap anak (paedofilia) harus benar-benar tuntas, tidak ada kompromi. Seks dengan anak merupakan kejahatan yang tidak bisa ditoleransi. " Kami berharap dengan tindakan tegas tersebut, para pelaku benar-benar jera dan bagi siapa saja yang sudah ada niat berpikir dua kali untuk melakukan pelecehan, " ujarnya, Jumat (9/10/2015) kepada wartawan. Kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh orang terdekat, seperti bapak kandung, ayah tiri, paman, kakek dan lain-lain, selain kasus kejahatan seksual, itu pun termasuk Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). " Jadi kalau orang-orang dekat sebagai pelaku, maka tindakannya bukan hanya soal pelecehan seksual, tapi soal kekerasan dalam rumah tangga, " ungkap Nitta. Lanjut Nitta, seperti kasus pelecehan seksual kepada M (15) yang dilakukan oleh ayah tiri Suryana (50) pihaknya meneyesalkan adanya pihak-pihak yang menginginkan kasus tersebut diselesaikan secara musyawarah. " Kalau musyawarah boleh tapi bukan berarti menghentikan kasus, " pungkasnya.   (Tasdik/Glh)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA