Terdampar di Pantai Cijeruk, 55 Imigran Asal Timur Tengah Diamankan Polisi

Jajaran Satuan Kepolisian Air (Satpolair) Polres Garut berhasil mengamankan 55 imigran gelap asal Timur Tengah yang terdampar di Pantai Cijeruk, Kecamatan Cibalong, Jumat (31 5). caption id attachment 16879 align aligncenter width 460 AKP Ase

Terdampar di Pantai Cijeruk, 55 Imigran Asal Timur Tengah Diamankan Polisi

Oleh: A. Somantri GARUT,FOKUSJabar.com:  Jajaran Satuan Kepolisian Air (Satpolair) Polres Garut berhasil mengamankan 55 imigran gelap asal Timur Tengah yang terdampar di Pantai Cijeruk, Kecamatan Cibalong, Jumat (31/5). [caption id="attachment_16879" align="aligncenter" width="460"] AKP Asep Suherli(Foto: Agus Somantri)[/caption]   Kasatpolair Polres Garut, AKP Asep Suherli mengatakan, imigran gelap tersebut rencananya akan menyebrang ke Australia, namun kampal yang mereka tumpangi rusak akibat terseret gelombang besar. "Mereka memasuki kawasan perairan selatan dari wilayah Cianjur. Namun sebelum berhasil memasuki perairan lepas, kapal yang mereka tumpangi tersert ke pinggiran pantai karena derasnya gelombang," kata Asep dalam sambungan telepon, Jumat (31/5). Menurut Asep, saat mengamankan imigran tersebut, pihaknya sempat mengalami kesulitan dengan jumlah yang cukup banyak, sebab, personil yang ada sangat terbatas, maka beberapa imigran dan awak kapal masih dalam pengejaran karena  berhasil melarikan diri ke dalam hutan. "Selain masih melakukan pengejaran kepada beberapa imigran yang lolos, kita pun tengah memburu para awak kapalnya," bebernya. 55 imigran gelap yang berhasil diamankan tiga di antaranya masih anak-anak. Mereka semua berasal dari Negara Iran dan Afganistan. Pihaknya pun telah menghubungi pihak imigrasi. Rencananya, para imigran ini akan diangkut ke Mapolsek Cibalong sebagai tempat penampungan sementara sebelum di bawa ke Garut Kota untuk dikembalikan ke negara asalnya. "Kita sangat berharap agar dari pihak imigrasi secepatnya datang untuk menangni masalah ini.  Saat ini kami juga masih menunggu perintah pimpinan," pungkasnya. (JAT)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA