Tega! Ditutup Satpol PP, Pemilik Depot Fiber Glass di Tasikmalaya "Jatuh Miskin"

Pemilik depot Fiber Glass Hendi Ruhendi warga Babakan Kalangsari, Kelurahan Sukamanah, Cipedes, Kota Tasikmalaya menggugat Pemerintah Kota Tasikmalaya. caption id attachment 95674 align aligncenter width 478 Hendi Ruhendi(Foto Nanang Yudi) c

Tega! Ditutup Satpol PP, Pemilik Depot Fiber Glass di Tasikmalaya

Oleh: Nanang Yudi TASIKMALAYA,FOKUSJabar.com: Pemilik depot Fiber Glass Hendi Ruhendi warga Babakan Kalangsari, Kelurahan Sukamanah, Cipedes, Kota Tasikmalaya menggugat Pemerintah Kota Tasikmalaya. [caption id="attachment_95674" align="aligncenter" width="478"] Hendi Ruhendi(Foto: Nanang Yudi)[/caption] Gugatan itu dilayangkan menyusul adanya surat penutupan depot oleh Satpol PP pada 26 September lalu. "Saya menerima surat penghentian operasional depot. Katanya ada pengaduan dari warga," jelas Hendi usai mengikuti sidang perdana di PN Tasikmalaya, Jalan Siliwangi, Senin (27/10/2014). Hendi mengaku tidak terima dengan surat penghentian tersebut, terlebih depotnya sudah beroperasi sejak 20 tahun silam. "Saya hanya ingin mencari keadilan tidak lebih, selaku warga negara mempunyai kesamaan hak di depan hukum," ungkapnya. Kendati begitu, pihaknya mengakui jika izin depotnya belum diperpanjang. Hendi tidak terima atas tuduhan Satpol PP yang menyebutkan bahwa depotnya tidak berizin. Sejak ditutupnya depot tersebut, Hendi mulai tersendat menafkahi keluarga, terlebih dia dan keluarga hanya mengandalkan penghasilan dari depot tersebut. "Sudah satu bulan tidak punya penghasilan. Itu sebabnya saya menggugat Pemkot Tasikmalaya untuk mencari keadilan," tuturnya.(LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA