TB Hasanudin : Menghalangi Pelaksanaan Pilkada Kena Pidana

Menghalang halangi perhelatan demokrasi adalah tindak pidana. Artinya biarkan masyarakat menentukan pilihannya di Pilkada serentak sesuai keinginannya masing masing. Demikian ditegaskan Ketua DPD PDIP Jawa Barat TB Hasanudin di RM Gunung Djati, Mangunr

TB Hasanudin : Menghalangi Pelaksanaan Pilkada Kena Pidana

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Menghalang-halangi perhelatan demokrasi adalah tindak pidana. Artinya biarkan masyarakat menentukan pilihannya di Pilkada serentak sesuai keinginannya masing-masing. Demikian ditegaskan Ketua DPD PDIP Jawa Barat TB Hasanudin di RM Gunung Djati, Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (10/10/2015). [caption id="attachment_176272" align="aligncenter" width="740"] Ketua DPD PDIP Jabar, TB Hasanudin bersama Cabup-Cawabup Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum dan Ade Sugianto. (Foto : Nanang Yudi)[/caption] "Jadi jangan menghalang-halangi apalagi mengajak untuk tidak memilih. Itu bisa dikenakan pidana," katanya. Lebih lanjut dia mengimbau agar masyarakat Kabupaten Tasikmalaya memberikan pilihannya kepada calon bupati dan wakil bupati agar kepemimpinan tetap berlanjut dan tidak kosong. "Lebih baik mencoblos, akan rugi jika tidak ada pemimpin, karena tidak ada kebijakan nantinya," jelasnya. (Nanang Yudi/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA