Tanpa Rieke dan Teten Kampanye Pengobatan Gratis Tetap Ramai

Oleh Deni Rinjani FOKUSJABAR.COM Meski tanpa dihadiri Calon Gubernur Jawa barat, Rieke Dyah Pitaloka dan pasangannya Cawagub Teten Masduki, lebih dari 300 warga sekitar Pasar Mawar Kecamatan Garut Kota mendapatkan pengobatan secara gratis. Mereka me

Tanpa Rieke dan Teten Kampanye Pengobatan Gratis Tetap Ramai

Oleh : Deni Rinjani FOKUSJABAR.COM : Meski tanpa dihadiri Calon Gubernur Jawa barat, Rieke Dyah Pitaloka dan pasangannya Cawagub Teten Masduki, lebih dari 300 warga sekitar Pasar Mawar Kecamatan Garut Kota mendapatkan pengobatan secara gratis. Mereka mendapatkan pengobatan kesehatan secara gratis dari tim dokter dan medis yang diturunkan dari badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Jawa Barat dan Kab. Garut, Rabu (13/2).     “Sesuai Jadwal KPU, kampanye terbuka saat ini Pasangan Cagub dan Cawagub Rieke –Teten diadakan di Tasikmalaya, namun secara serentak kegiatan kampanye menggelar kegiatan Bhakti Sosial dengan pengobatan gratis hampir diseluruh kab/kota di Jawa Barat,” kata Memo Hermawan, Tim Sukses PATEN pasangan nomor urut 5 ini. Menurut Memo, pihaknya memohon maaf atas tidak hadirnya Cagub Rieke datang ke Kab. Garut untuk memenuhi kunjungan kampanye bersama warga masyarakat. Namun demikian, dirinya meminta solidaritas warga masyarakat Garut untuk memilih Cagub Rieke sebagai Gubernur Jawa Barat, karena dia asli urang Garut. Pengobatan gratis yang dilaksanakan , merupakan program kegiatan yang menjadi skala prioritas di bidang kesehatan dengan Kartu “JABAR BANGKIT”, warga miskin di seluruh Jawa Barat mendapat jaminan kesehatan secara gratis. “Cagub Rieke sangat konsen sekali di bidang kesehatan, jika terpilih nanti ada perbaikan yang mendasar khususnya untuk Kab. Garut karena dia berasal dari Garut pula. Dengan Kartu Jabar Sehat pengobatan secara gratis ini berlaku seluruh jawa Barat,”ujarnya. Selain itu, masalah pendidikan sekolah, Cagub Rieke menjamin akan membebaskan masyarakat miskin untuk sekolah mulai dari SD,SMP, SMA/SMK hingga perguruan tinggi. Termasuk bidang Infrastruktur di Jawa Barat ini yang dinilai sudah semakin parah akan dia benahi. Dia menandaskan, yang paling penting terutama soal kebutuhan bahan makanan yang ada di Jawa Barat hampir semuanya berasal dari Impor. Cagub Rieke akan memperbaiki system pengelolaan atas kebutuhan bahan pokok untuk masyarakat ini. “Kebutuhan daging yang dipasok di Jawa Barat hampir setengahnya berasal dari impor termasuk kacang kedelai dan lainnya juga sama dari luar,” katanya. Ironis, padahal Jawa Barat kaya dengan sumber daya alam dan pertanian termasuk sebagai sentra daging hanya 9,3 % kebutuhan yang ada di Jawa Barat. "Bahkan, Jawa Barat sendiri karena mempunyai lautan yang sangat luas bisa memasok kebutuhan garam bisa menghasilkan lebih dari 800 ton, namun hampir 70 % itu di impor diluar Jawa Barat," mantan bupati Garut ini. (NOER)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA