Sudah Terlarang bagi PKL, Bayar Pula. Apes!!

Sejumlah PKL (Pedagang Kaki Lima ) di kawasan Islamic Center Ciamis mengeluh. Mereka mengeluhkan tingginya tarif yang dipatok untuk satu lapak di kawasan tersebut, terlebih dengan tambahan pungutan harian. caption id attachment 47824 align alignce

Sudah Terlarang bagi PKL, Bayar Pula. Apes!!

Oleh:Pepi Irwan setiawan CIAMIS,FOKUSJabar.com: Sejumlah PKL (Pedagang Kaki Lima ) di kawasan Islamic Center Ciamis mengeluh. Mereka mengeluhkan tingginya tarif yang dipatok untuk satu lapak di kawasan tersebut, terlebih dengan tambahan pungutan harian.  [caption id="attachment_47824" align="aligncenter" width="460"] Deretan PKL dikawasan Islamic Centre sebelah utara nampak berdiri berjejer(Foto: Pepi Irwan Setiawan)[/caption]   "Kami keberatan dengan harga 'beli' lapak Rp250 ribu untuk 1,5 meter," jelas Dadang seorang pedagang, di Lokasi, Senin (24/6). Dadang sendiri mengaku bingung dengan aturan tersebut, terlebih demi kepentingan sejumlah kelompok dan jelas peruntukan dana yang diberikan. Tidak hanya keberatan dengan harga lapak, pedagang pun keberatan dengan pungutan harian untuk kebersihan. Padahal di lokasi sekitar lapak selalu dibersihkan petugas kebersihan. Sementara Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Cipta Karya Kebersihan dan Tata Ruang, Kabupaten Ciamis, Rahlan Suryadinata mengatakan bahwa secara aturan, keberadaan lapak PKL di kawasan itu menyalahi aturan. "Kalau soal ada praktik 'jual-beli' lapak di kawasan hijau itu, saya tidak tahu," pungkasnya. (LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA