Setia Berbisnis Sewa Otopet di Alun - Alun Kota Tasikmalaya

Sudah hampir empat tahun lamanya, Jack menjadikan bisnis sewa otopet (Skuter) kepada anak anak sebagai mata pencaharian utama. Pria 38 tahun warga Citapen, Kota Tasikmalaya biasa memajangkan otopet sewaanya di kawasan Jalan Otto Iskandardinata, Alun Alun

Setia Berbisnis Sewa Otopet di Alun - Alun Kota Tasikmalaya

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Sudah hampir empat tahun lamanya, Jack menjadikan bisnis sewa otopet (Skuter) kepada anak-anak sebagai mata pencaharian utama. Pria 38 tahun warga Citapen, Kota Tasikmalaya biasa memajangkan otopet sewaanya di kawasan Jalan Otto Iskandardinata, Alun-Alun Kota Tasikmalaya.   [caption id="attachment_164928" align="aligncenter" width="740"] Alun-alun Kota Tasikmalaya, jalan Otto Iskandar Dinata, tempat Jack berbisnis sewa otopet. (Foto: Nanang Yudi)[/caption] Jack membandrol harga Rp 10 ribu setiap penyewaan satu atopet. Ia tidak menentukan sampai kapan akan berbisnis sewa otopet. Yang jelas selain bisa menghibur anak-anak yang berkunjung ke Alun-alun, ia juga mendapatkan keuntungan materi. "Sudah empat tahun saya menggeluti pekerjaan ini di alun-alun Kota Tasikmalaya, alhamdulilah bisa mencukupi keperluan keluarga sehari-hari, saya syukuri masih bisa bertahan hidup," jelasnya. Jack mengaku bersyukur bisa tinggal di Kota Tasikmalaya, selain masyarakat yang familiar, suasana kehidupannya pun adem ayem. Jauh dari percekcokan di antara sesama warga perkampungan. "Saya selama di alun-alun belum pernah ada yang mengganggu, apalagi harus ada setoran ke preman. Berbeda dengan kota lain, menempati suatu lahan harus bayar ke pemegangnya. Di Tasik tidak begitu, ramah-ramah orangnya," pungkasnya. (Nanang Yudi/Galih)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA