Setelah Pelantikan Bupati, Uu Akan Mendeklarasikan Maju Sebagai Cagub Jabar

Ketika ditanya mengenai akan maju sebagai calon Gubernur Jawa Barat, Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum membenarkan bahwa dirinya akan maju sebagai Cagub Jabar dan diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan jargon Gerakan Membangun Desa (Ge

Setelah Pelantikan Bupati, Uu Akan Mendeklarasikan Maju Sebagai Cagub Jabar

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Ketika ditanya mengenai akan maju sebagai calon Gubernur Jawa Barat, Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum membenarkan bahwa dirinya akan maju sebagai Cagub Jabar dan diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan jargon Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa) untuk Jawa Barat. Dia juga mengaku akan melakukan deklarasi di Monumen Perjuangan Bandung, setelah dilakukannya pelantikan sebagai Bupati Tasikmalaya periode 2016-2021. " Waktu Mukernas PPP saya dipanggil oleh pak Romi (Romahurmuziy.red), dan beliau dalam pembicaraannya itu mengatakan tehadap saya untuk melakukan persiapan dan harus mempersiapkan untuk maju sebagai Calon Gubernur Jabar," ungkap Uu Ruzhanul Ulum, Selasa (8/3/2016). Uu menegaskan, dirinya maju bukan untuk posisi Calon Wakil Gubernur. " Karena pak Uu akan dicalonkan bila pak Uu berkeinginan, itu kata Pak Romi terhadap saya, jadi saat ini saya sedang melakukan tahap sosialisasi terhadap masyarakat dan mempersiapkan saja, dan pengurus DPW PPP Jabar, pun semuanya setuju bila saya dicalonkan. Jadi saya tegaskan maju sebagai Calon Gubernur bukan untuk Calon Wakil Gubernur," ucap Uu menirukan apa yang disampaikan Ketum PPP Romahurmuziy. Sebagai kader partai, jiwa optimis adalah sebagai vitamin dikarenakan dia selalu berpegang teguh terhadap ajaran Islam yang selalu berpedoman terhadap ayat Al-Qur'an yang menyatakan, jangan putus asa terhadap rahmat Allah SWT, dikarenakan putus asa itu dosa. Dengan demikian dalam mengisi kehidupan ini segalanya harus optimis dan tidak pernah untuk pesimis. Ruzhan menyatakan, tidak semuanya orang sunda tidak akan ada kemajuan, jabar tertinggal, terutama dalam pembangunan, penduduk Jabar, orang sunda belum berani filosofi sunda itu benar, karena seperti yang diutarakan seorang tokoh bahwa "urang sunda kudu ngukur diri" kata tersebut untuk tidak menjadi panduan hidup. "Saya baca di koran hari ini, pak Cece Martadinata mengatakan urang sunda Ngukur diri, nimbang awak, itu jangan dijadikan filosopi, kapan majunya urang sunda bila selalu berpegang terhadap hal tersebut, makanya saya selalu berpedoman sebagai orang beriman harus berjuang untuk keadilan dan kesejahteraan rakyatnya, yang artinya kita tidak perlu takut terhadap apa yang telah menjadi tujuan apalagi demi kemaslahatan, kapan majunya urang sunda bila selalu ngukur diri, nimbang awak, tidak harus seperti itu," tegasnya. (Nanang Yudi/Bam's)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA