Ribuan Hektar Sawah di Garut,Terancam Kekeringan

Ribuan hektare sawah di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, terancam tak terairi akibat longsoran yang kerap menutupi saluran irigasi utama. caption id attachment 26660 align aligncenter width 460 Foto Ilustrasi(Foto web) caption nbsp Bahk

Ribuan Hektar Sawah di Garut,Terancam Kekeringan

Oleh: Agus Somantri GARUT, FOKUSJabar.com: Ribuan hektare sawah di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, terancam tak terairi akibat longsoran yang kerap menutupi saluran irigasi utama. [caption id="attachment_26660" align="aligncenter" width="460"] Foto Ilustrasi(Foto: web)[/caption]   Bahkan setiap hujan turun, longsoran dari sepuluh tebing di Desa Kolot, terus mengalir melalui irigasi utama tersebut. Adapun sepuluh tebing tersebut, empat diantaranya memiliki tinggi antara 25 hingga 50 meter. Dengan ketinggian seperti itu tekanan longsoran menuju irigasi dipastikan cukup besar dan menyebabkan banyaknya meterial longsoran yang mengalir ke irigasi utama. Jika sudah begitu, bukan tidak mungkin aliran irigasi lambat laun akan tertutup dan mengancam ribuan hektar sawah warga. Sekretaris Desa Kolot, Budi Kundra menuturkan bahwa longsoran di sepuluh titik tersebut, terjadi sejak 5 Januari lalu, dan terjadi lagi pada 3 Februari lalu. "Tapi kalau longsoran kecil, setiap hujan turun pasti terjadi. Warga kuatir kalau longsor lebih besar terjadi dan berdampak buruk," jelas Budi, Rabu (13/2). Untuk diketahui, irigasi utama yang sering diterpa longsor tersebut berhulu di Batukarut dan bermuara di sungai Cimanuk. Dimana sungai tersebut berfungsi sebagai pengairan ribuan hektar sawah di Kecamatan tersebut. Dengan kata lain, jika dibiarkan terus menerus diterpa longsor, bukan tidak mungkin pengairan menuju ribuan hektar sawah akan merugikan warga. (LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA