Pergerakan Tanah, Tiga Warga Meninggal Dunia

Bencana pergerakan tanah di empat kampung di Kabupaten Garut menyebabkan tiga orang meninggal dunia. Tiga orang meninggal diduga karena sakit setelah menginap di tenda pengungsian yang disediakan di sekitar lokasi kejadian. Adapun empat kampung yang me

Pergerakan Tanah, Tiga Warga Meninggal Dunia

GARUT, FOKUSJabar.com: Bencana pergerakan tanah di empat kampung di Kabupaten Garut menyebabkan tiga orang meninggal dunia. Tiga orang meninggal diduga karena sakit setelah menginap di tenda pengungsian yang disediakan di sekitar lokasi kejadian. Adapun empat kampung yang mengalami pergerakan tanah sejak Jumat (19/2/2016) lalu itu, yakni Ciawi, Slaawi, Langkob dan Kampung Sawah Hilir) Desa Sindangsari  Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut. Pejabat Sementara Desa Sindangsari Ayi Sulastini mengatakan, ketiga warganya meninggal karena kelamaan berada di pengungsian. Warga pun menjadi rentang terserang penyakit, terlebih tenda yang disediakan untuk berlindung kurang memadai. "Meninggalnya bukan karena bencana, namun mereka sakit selama mengungsi," jelas Ayi, Kamis (12/5/2016). Kondisi di lokasi pergerakan tanah semakin diperparah dengan curah hujan yang cukup tinggi. Bahkan secara perlahan rumah-rumah warga mengalami retak dan roboh. "Tiap jam getaran terasa, retakan tanah semakin besar, apalagi saat musim hujan retakan tanah kemudian longsor, " ungkap Ayi. Selama ini lokasi pengungsian mempergunakan lapangan voly yang berada di atas tanah carik Desa Sindangsari. Keputusan relokasi yang ditunggu warga belum juga terealisasi, padahal kondisi kerusakan rumah akibat bencana pergerakan tanah semakin parah. " Kini semakin parah kondisinya, tetapi harapan warga di sini untuk segera direlokasi kelokasi aman belum juga direalisasi pihak pemerintah, padahal kami ingin segera pindah, " pungkasnya. (Tasdik/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA