Pengendara Motor Ugal-ugalan Tabrak Roda Mie Baso

Sepeda motor Yamaha RX King yang dikemudikan Yudi Aditia (28) warga Cilawu menubruk roda mie baso, Selasa (1 4 2014) kemarin. Akibatnya, roda mie baso milik Tibran (38) warga Kampung Kelurahan Pataruman Tarogong Kidul, asal Solo Jawa Tengah hancur, puluh

Pengendara Motor Ugal-ugalan Tabrak  Roda Mie Baso

Oleh : Deni Rinjani GARUT, FOKUSJabar.com: Sepeda motor Yamaha RX King yang dikemudikan Yudi Aditia (28) warga Cilawu menubruk roda mie baso, Selasa (1/4/2014) kemarin. Akibatnya, roda mie baso milik Tibran (38) warga Kampung/Kelurahan Pataruman Tarogong Kidul, asal Solo Jawa Tengah hancur, puluhan mangkuk  pecah.  [caption id="attachment_75900" align="aligncenter" width="460"] Roda baso Tibran yang ringsek di tabrak RX King(Foto: Deni Rinjani)[/caption] Sedangkan Yudi sendiri mengalami luka di bagian tangan sebelah kanan dan bagian depan sepeda motor hitam bernomor polisi B 6066 ZI itu pun ringsek. Informasi yang dihimpun  sepeda motor yang dikendarai Yudi melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Garut Kota menuju Tarogong. Tepat di depan kantor induk PLN di Jalan Otista Tarogong Kidul, Yamaha RX King itu oleng dan menabrak bagian belakang samping kanan roda yang sedang didorong Tibran. "Saya lihat sepeda motor itu sebelum menabrak  oleng dan terjatuh. Kelihatanya kebut-kebutan. Malah sebelum menabrak roda juga, motor itu menyenggol sepeda motor lainya yang keluar dari kantor PLN," kata Jamsik (30) salah seorang saksi mata. Tibran mengaku saat kejadian ia baru saja keluar rumah bermaksud berjualan keliling di kawasan Tarogong. "Ya kalau diganti 2 juta saya juga mau, ya istilahnya berdamai lah, karena saya juga baru saja keluar rumah. Lihat saja roda hancur jualan pun lapur," katanya. Sementara itu, Yudi pengendara sepeda motor terlihat sok dan tidak bisa berbuat apa-apa, karena mengendarai sepeda motor tidak membawa surat-surat kendaraanya. Petugas Lakalantas Polres Garut, Aipda A. Suwito menyebutkan,  masalah kecelakaan tersebut akan diselesaikan di Polres Garut. "Ya dari pada diurus disini tidak selesai-selesai, lebih baik dibawa saja ke Kantor. Disini juga malah jadi menganggau arus lalu lintas dan menjadi tontonan masyarakat," kata Suwito. (ADR)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA