Pangandaran Perlu Gerakan Mahasiswa yang Kritis?

Mengawal roda Pemerintahan di Kabupaten Pangandaran diperlukan embrio gerakan mahasiswa. Dengan begitu, program yang dijalankan akan tepat sasaran dan terkawal sampai bisa dirasakan oleh masyarakat. Ketua Umum Domisioner Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) s

Pangandaran Perlu Gerakan Mahasiswa yang Kritis?

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com: Mengawal roda Pemerintahan di Kabupaten Pangandaran diperlukan embrio gerakan mahasiswa. Dengan begitu, program yang dijalankan akan tepat sasaran dan terkawal sampai bisa dirasakan oleh masyarakat. Ketua Umum Domisioner Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se wilayah kerja cabang Ciamis dan Pangandaran Adad Muslim Aziz menegaskan, saat ini kontrol eksternal pelaksanaan program pemerintah di setiap SKPD yang ada di Kabupaten Pangandaran lemah. “Untuk itu perlu ada element gerakan mahasiswa yang kritis agar semua program terlaksana dan tidak terjadi penyimpangan," tegas Adad. Menurut dia, ruh dan marwah gerakan mahasiswa di Pangandaran belum terasa, sehingga perlu ada ruang dan waktu agar semangat juang mereka bangkit dan cerdas melihat kondisi sosial masyarakat. "Salah satu langkah agar gerakan mahasiswa menemukan jatidirinya, yakni perlu komunikasi lintas generasi, karena kultur kedaerahan tak bisa dipisahkan dengan idealisme gerakan mahasiswa," kata dia. Adad berharap, seluruh keluarga besar HMI dan KAHMI yang ada di Kabupaten Pangandaran bisa inten berkomunikasi dan menyikapi masalah yang terjadi. Terlebih HMI dilahirkan sebagai insan akademis dan pengabdi yang bernafaskan Islam. (Iwan Mulyadi/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA