Mayat Kakak Beradik dan Satu Pembantu Ditemukan Di Cianjur dan Garut

Mayat kakak beradik dan seorang pembantu yang diketahui warga Gading Tutuka, Kabupaten Bandung, ditemukan di dalam karung. Dua korban ditemukan di Desa Kertajadi, Cidaun, Kabupaten Cianjur. Satu korban ditemukan masih mengenakan seragam SD dan satu mayat

Mayat Kakak Beradik dan Satu Pembantu Ditemukan Di Cianjur dan Garut

Oleh: Yan Sopian dan Dendi Ramdhani FOKUSJabar.com: Mayat kakak beradik dan seorang pembantu yang diketahui warga Gading Tutuka, Kabupaten Bandung, ditemukan di dalam karung. Dua korban ditemukan di Desa Kertajadi, Cidaun, Kabupaten Cianjur. Satu korban ditemukan masih mengenakan seragam SD dan satu mayat lainnya berjenis kelamin perempuan ditemukan di daerah Cidamar dengan beberapa luka di bagian tubuhnya. Tidak hanya itu, penemuan mayat yang diduga masih ada keterkaitan pun ditemukan di wilayah Caringin, Kabupaten Garut. Mendengar informasi tersebut, kepolisian Cianur langsung mendalami dan menyelidiki temuan tersebut, hingga akhirnya diungkap identitas ketiga mayat tersebut. Kapolres Cianjur AKBP Dedy Kusuma Bakti mengaku masih mengembangkan kasus tersebut. Bahkan, pihaknya telah menurunkan tujuh tim sekaligus. "Kami pun terus berkoordinasi dengan beberapa satuan wilayah Polri. Dugaan sementara, kami perkirakan mayat yang ditemukan di Cianjur dan Garut berkaitan," jelasnya. Sementara itu, untuk mempertajam dan menambah bukti petunjuk, Polres Bandung menggelar olah TKP di kediaman korban. Kapolres Bandung, AKBP Jamaludin menerangkan bahwa pihaknya masih terus mendalami kasus tersebut. "Dari hasil olah TKP tadi, kita temukan ada darah di sprei dan kita temukan satu buah anting yang diduga milik korban," terangnya. Hasil analisa sementara, sambung Jamal, korban diduga dihabisi di kamar depan rumah korban. Sebab, ditemukan noda darah di sprei dan kasur. "Tapi kami belum bisa pastikan itu kamar siapa?" katanya. Empat orang sudah dijadikan saksi dalam kasus tersebut, termasuk sang ibu Sri Anisa (44). Polisi akan terus mendalami kasus tersebut dengan memintai keterangan dari kedua orangtua korban. (LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA