Kurang Modal, Usaha Ukiran di Garut pun Tersendat

Oleh Deni Rinjani GARUT,FOKUSJABAR.COM Samsudin, seniman pahat kayu terkenal dari Garut dalam setiap karya seninya selalu memasukkan unsur kaligrafi, tak aneh banyak orang yang memesan hasil karyanya. Namun belakangan ini banyak pesanan tertunda kare

Kurang Modal, Usaha Ukiran di Garut pun Tersendat

Oleh : Deni Rinjani GARUT,FOKUSJABAR.COM : Samsudin, seniman pahat kayu terkenal dari Garut dalam setiap karya seninya selalu memasukkan unsur kaligrafi, tak aneh banyak orang yang memesan hasil karyanya. Namun belakangan ini banyak pesanan tertunda karena kekurangan modal seperti yang diungkapkannya saat ditemui ditemui FOKUSjabar.com, di kediamannya di Jalan Bratayudha Garut RW 05/27 Kelurahan Kota Kulon Garut, Kamis (7/2).   [caption id="attachment_25243" align="aligncenter" width="460"] Samsudin (kanan) bersama pelawak Anen yang sedang memesan hasil karyanya(Foto: Deni Rinjani)[/caption]   "‘Akhir-akhir ini pesanan meningkat tetapi kami mengerjakannya agak lambat, maklum harus gali lubang tutup lubang, laku satu baru punya modal buat dua buah," ujarnya. Kondisi tersebut diperberat karena harga kayu jati saat ini cukup mahal, padahal seluruh hasil karyanya menggunakan media kayu jati. "Saya tidak pernah menggunakan kayu lain selain kayu jati, karena teksturnya yang bagus juga akan tahan lama dan tidak berubah dari bentuknya." ungkap pemilik usaha ukiran yang dirintis sejak tahun 1998. Satu hasil karya seni ukir (pahat) Samsudin dihargai cukup mahal berkisar antara 2 juta sampai dengan 5 juta rupiah, tergantung dari ukurannya. Wajar pelanggannya datang dari kalangan atas seperti pejabat di Garut, keluarga Bupati Garut dan artis. Bahkan saat ini sedang mengerjakan pesanan dari Rani Permata Diky Chandra. "Saya hanya ingin pemerintah memperhatikan nasib seniman seperti saya, kalau hasil karya seni ini terkenal, akan membawa harum nama Garut juga. Terus terang saya butuh modal," ungkap bapak empat orang anak hasil pernikahannya dengan Nurlaela. (NOER)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA