Kuota Raskin Garut Berkurang, Rawan Penolakan

Jumlah keluarga miskin di Kabupaten Garut yang tidak akan mendapatkan jatah beras untuk keluarga miskin (raskin) pada tahun ini dipastikan semakin meningkat. Menyusul kebijakan pemerintah yang kembali menurunkan kuota raskin serta jumlah rumah tangga sas

Kuota Raskin Garut Berkurang, Rawan Penolakan

Oleh Agus Somantri GARUT, FOKUSJabar.com : Jumlah keluarga miskin di Kabupaten Garut yang tidak akan mendapatkan jatah beras untuk keluarga miskin (raskin) pada tahun ini dipastikan semakin meningkat. Menyusul kebijakan pemerintah yang kembali menurunkan kuota raskin serta jumlah rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTSPM) raskin untuk Kabupaten Garut tahun 2013. [caption id="attachment_25936" align="aligncenter" width="460"] Foto Ilustrasi(Foto: Ilustrasi)[/caption]   Pada tahun 2012 lalu, Kabupaten Garut mendapatkan kuota raskin mencapai 36 ribu ton untuk 213 ribu RTS. Sedangkan pada tahun 2013, Garut hanya mendapatkan kuota raskin 32 ribu ton lebih yang diperuntukan bagi 182 ribu RTS. Hal itu terungkap saat acara Sosialisasi Subsisdi Beras Bagi Masyarakat Berpendapatan Rendah (Program Raskin) Tahun 2013 di Kabupaten Garut, bertempat di Aula Setda Garut. Asisten Bidang Perekonomian Setda Garut Edi Muharam membenarkan terjadinya penurunan kuota raskin untuk Kabupaten Garut pada tahun ini. Seiring dengan hasil pendataan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyatakan bahwa jumlah RTSPM di Garut tahun ini hanya mencapai 182. Penurunan kuota raskin ini akan sangat riskan terjadinya aksi penolakan dari pihak desa terhadap program raskin . Apalagi, di lapangan jumlah warga yang ingin mendapatkan jatah raskin cenderung meningkat. "Kami mensinyalir akan banyak desa yang menolak kebijakan penurunan kuota raskin ini," ujar Edi. Namun demikian Edi menegaskan, pada tahun 2013 ini pendistribusian raskin di Kabupaten Garut harus lebih baik dan bisa menyentuh langsung terhadap masyarakat. Untuk mencapai hal itu, pihaknya sudah mulai menertibkan juklak dan juknis pendistribusian raskin mulai dari mekanisme penyaluran hingga asfek pengawasan di lapangan saat pendistribusian dilakukan. Agar pendistribusian raskin di Garut tepat sasaran ucapnya, maka pihaknya bersama tim yg dibentuk Pemkab Garut dengan melibatkan berbagai stake holder yang kini  tengah melakukan pendataan terhadap jumlah RTSPM yg berhak menerima beras bersubsidi dari pemerintah tersebut. (NOER)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA