Komisi C DPRD Garut : Bupati Gagal Serap Program Nawacita

Komisi C DPRD Kabupaten Garut menilai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Garut telah gagal menyerap anggaran dari Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN), Kementerian Perdagangan Repub

Komisi C DPRD Garut : Bupati Gagal Serap Program Nawacita

GARUT, FOKUSJabar.com : Komisi C DPRD Kabupaten Garut menilai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Garut telah gagal menyerap anggaran dari Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN), Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. [caption id="attachment_191578" align="aligncenter" width="735"] Mas Yayu Siti Sapuro (Foto : Bambang)[/caption] Pernyataan tersebut menyusul tidak terserapnya proyek Tugas Pembantuan (TP) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) Tahun Anggaran (TA) 2015 senilai Rp7 milyar bagi pembangunan/revitalisasi pasar Andir, Kecamatan Bayongbong. Hal itu disampaikan anggota Komisi C DPRD Garut, Mas Yayu Siti Sapuro. Pihaknya menyayangkan, program Nawacita dari Presiden Jokowi tidak terlaksana di Kabupaten Garut. “Sebagai penerima proyek TP, Bupati Garut telah lalai melaksanakan program Nawacita. Hal itu tentu saja sangat merugikan masyarakat Kota Intan, khususnya para pedagang pasar Andir yang saat ini mendambakan perbaikan pasca kebakaran beberapa waktu yang lalu,” kata Mas Yayu, Kamis (19/11/2015). Berdasarkan informasi yang diterima dari Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Garut, politisi Partai Demokrat itu mengatakan, tidak terserapnya anggaran tersebut lantaran waktu pelaksanaannya tidak akan terkejar. Padahal, berdasarkan keterangan pihak Kementerian Perdagangan, sebenarnya proses lelang bisa dilaksanakan dengan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Induk sehingga tidak ada alasan tidak terealisasikan. (Fouristian/Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA