Komisi B Dorong Investigasi Kommat Terhadap Perusak Lingkungan di Garut

Usai gelar penandatanganan bersama, rombongan Komite Penyelamat (Kommat) Garut bertolak menuju Gedung DPRD, Jalan Patriot. caption id attachment 235144 align alignnone width 1032 Kommat saat menyampaikan aspirasinya kepada Komisi B (Foto. Bamban

Komisi B Dorong Investigasi Kommat Terhadap Perusak Lingkungan di Garut

GARUT, FOKUSJabar.com : Usai gelar penandatanganan bersama, rombongan Komite Penyelamat (Kommat) Garut bertolak menuju Gedung DPRD, Jalan Patriot. [caption id="attachment_235144" align="alignnone" width="1032"] Kommat saat menyampaikan aspirasinya kepada Komisi B (Foto. Bambang F)[/caption] Tiba di Gedung rakyat, mereka diterima langsung Ketua Komisi B DPRD Garut, Dudeh Ruhiyat yang juga anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Menurut Dudeh, rombongan Kommat sebelumnya tidak teragendakan. Kendati demikian, sebagai anggota DPRD, dirinya berkewajiban menerima sekaligus menampung aspirasi masyarakat. Terlebih, mereka berniat menyelamatkan Garut dari para perusak lingkungan. [caption id="attachment_235143" align="alignnone" width="1032"] Ketua Komisi B DPRD Garut membubuhkan tanda tangannya sebagai bukti mendorong investigasi Kommat (Foto. Bambang F)[/caption] “ Sebenarnya tidak teragendakan. Namun saya berkewajiban menerima sekaligus menampung aspirasi dari mereka,” sebut Dudeh di ruang Komisi B DPRD Garut, Jumat (7/10/2016). Pihaknya mendorong investigasi terhadap adanya indikasi penyalahgunaan wewenang dan pembiaran oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut atas kerusakan lingkungan yang mengakibatkan bencana alam. “ Kami mendorong Kommat melakukan investigasi terhadap kerusakan lingkungan dan pembiaran terhadap kerusakan dan alih fungsi lahan sehingga berdampak teriadinya bencana banjir bandang, Selasa (20/9/2016) silam,” tutup Dudeh Ruhiyat. Dudeh juga membubuhkan tanda tangannya di atas kain putih sepanjang 50 meter yang diikuti Yudha Puja Turnawan dan Asep Mulyana dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Diberitakan FOKUSJabar.com sebelumnya, Sebagai salah satu bentuk ungkapan rasa keprihatinan sekaligus kepedulian terhadap Kota Intan, Komite Penyelamat (Kommat) Garut melakukan penandatanganan bersama ratusan warga setempat di atas kain putih sepanjang 50 meter, Jumat (7/10/2016). Koordinator Kommat, Holil Aksan Umarzein menegaskan, kerusakan lingkungan di wilayah Garut harus segera diselesaikan. Jika tidak, bencana Selasa (20/9/22016) silam bakal terjadi lagi. “ Jangan dibiarkan para perusak lingkungan bebas berkeliaran. Mereka harus membertanggung jawabkan atas perbuatannya,” tegas Holil usai penandatanganan bersama di Alun-alun Garut. Menurutnya, banyak hutan yang kini beralih fungsi menjadi tanaman sayuran, Galian C dan dijadikan kawasan wisata. (Bam’s)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA