Komisi 2 Akan Investigasi Penghapusan Pasar Mangunreja

Menanggapi permasalahan status Pasar Tradisional Mangunreja yang di hapus, Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Dani Fardian menegaskan, pihaknya akan segera turun ke lapangan untuk menelusuri keberadaan yang sesungguhnya mengenai status Pasar Mang

Komisi 2 Akan Investigasi Penghapusan Pasar Mangunreja

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Menanggapi permasalahan status Pasar Tradisional Mangunreja yang di hapus, Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Dani Fardian menegaskan, pihaknya akan segera turun ke lapangan untuk menelusuri keberadaan yang sesungguhnya mengenai status Pasar Mangunreja itu. "Kami dari Komisi 2 menerima laporan dan keluhan dari masyarakat melalui elemen masyarakat yang mengatasnamakan Forum Penyelamat Ekonomi Rakyat (FPer), jadi kami akan investigasi bagaimana hal yang sebenarnya, kami pun tadi telah memanggil pihak KPPT, Diskoperindag, Distarkim dan Satpol PP," katanya. FPer Kabupaten Tasikmalaya menuntut kepada Pemkab Tasikmalaya, khususnya Bupati dan Wabup, Ketua DPRD, Komisi 1 dan 2 agar mengembalikan status Pasar Tradisional Mangunreja menjadi pasar tradisional desa dengan Permendag no. 70/M-DAG/PER/12/2013 tentang pedoman penataan dan pembinaan pasar tradisional. FPer juga berharap pemerintah lebih memperhatikan pasar tradisional jangan berpihak terhadap para kapitalis yang pastinya akan merusak tatanan pedagang-pedagang tradisional yang merupakan bagian dari masyarakat pedesaan. "Dari beberapa keterangan sudah jelas, Pasar Mangunreja statusnya adalah pasar tradisional tetapi kenapa Pemkab bersikukuh itu bukan pasar tradisional, ini sebuah keanehan yang disampaikan oleh instansi terkait," ungkap Koordinator FPer Kabupaten Tasikmalaya, Asep Abdul Rofik. (Nanang Yudi/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA