Kok Bisa Ya, Puluhan Warga Tak Masuk DPT

Oleh Bambang Fouristian GARUT,FOKUSjabar.com Puluhan warga di lingkungan Kel. Ciwalen Kec. Garut Kota, Kab. Garut, tak tercantum namanya dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) Pilgub (Pemilihan Gubernur) Jawa Barat periode 2013 2018. Padahal, mereka sudah l

Kok Bisa Ya, Puluhan Warga Tak Masuk DPT

Oleh: Bambang Fouristian GARUT,FOKUSjabar.com: Puluhan warga di lingkungan Kel. Ciwalen Kec. Garut Kota, Kab. Garut, tak tercantum namanya dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) Pilgub (Pemilihan Gubernur) Jawa Barat periode 2013-2018. Padahal, mereka sudah lama tinggal di sana dan memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk)  setempat. Salah satunya, keluarga Yan Yan (32), warga RT. 05/09, Kel. Ciwalen, Kec. Garut Kota. Istri dan keponakan dia pun sama tak tercatat di DPT. Sebelumnya, protes serupa juga dikemukakan belasan warga Perum Puri Gandasari, Desa Mangkurakyat, Kec. Cilawu. Nama mereka tak terdaftar dalam DPT dan tempat tinggalnya tak ditempeli stiker sebagai tanda telah dilakukan pendataan. Terkait hal tersebut, Asep Imam Susanto, Ketum (Ketua Umum) BAIS (Barisan Anak Indonesia Satu) Garut, mengatakan, semua data yang tercantum di DPT semestinya  di verifikasi kembali oleh para Ketua RT (Rukun Tetangga), RW (Rukun Warga), petugas PPS, PPK dan Panwaslu agar hak dan suara masyarakat tidak hilang. Seluruh masyarakat juga diminta pro aktif,  bila tidak terdata oleh PPDP (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) untuk segera melaporkan kepada pihak-pihak terkait jika tidak terdata/terdaftar dalam DPT. “Kami siap memfasilitasi seluruh warga yang benar-benar tak terdaftar dalam DPT,” terang Asep Imam, saat ditemui FOKUSjabar.com di sekretariat BAIS, Jl. Cipanas No. 42 Tarogong Kaler-Garut. Secara terpisah, Komarudin, Ketua Panwaslu Kecamatan Cilawu mengatakan, semua warga Perum Puri Gandasari sudah terdata dalam DPT. “ Mereka tak terdaftar di RW.14 Perum Puri Gandasari, tapi di RW.13, Kp. Gandasari,” ujarnya. (NOER)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA