Kerap Berpolemik, Pemerintah Harus Evaluasi Program BPJS

Sekretaris Apindo Jabar Martin B Candra mengatakan, perlu adanya evaluasi dari pemerintah untuk mematangkan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Baik dari aspek pelayanan, serta berbagai prosedur tahapan yang dianggap rumit

Kerap Berpolemik, Pemerintah Harus Evaluasi Program BPJS

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Sekretaris Apindo Jabar Martin B Candra mengatakan, perlu adanya evaluasi dari pemerintah untuk mematangkan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Baik dari aspek pelayanan, serta berbagai prosedur tahapan yang dianggap rumit dalam aplikasinya di lapangan. Bahkan, program tersebut kerap kali menuai polemik. '' Kalau memang itu diperlukan skup BPJS ( Ketenagakerjaan) nya diperkecil dulu. Masyarakat dari golongan pendapatan tertentu itu mungkin baru tahun depan saja ikutnya, perbaiki sistem masyarakat dari kalangan yang penghasilannya rendah. Karena mereka memang membutuhkan, '' ucap Martin kepada wartawan usai menghadiri acara Diskusi Dinamika di Jalan Braga Kota Bandung, Sabtu (9/5/2015). Menurut Martin, BPJS ketenagakerjaan nantinya akan memberikan jaminan kecelakaan kerja, kematian dan jaminan hari tua bagi para pekerja yang terdata. Pada dasarnya, BPJS Ketenagakerjaan merupakan transformasi dari PT Jamsostek (Persero). Martin juga menjelaskan, siapapun operator dan pemegang tander dari program ini, Dia berharap bisa melakukan terobosan yang baik dan lebih komperhensif. '' Efeknya akan lebih terasa secara jelas kepada perusahaan dan pada rekan - rekan pekerja yang menjadi kliennya. Karena perusahaan itu mambayar, teman-teman pekerja membayar dengan besaran yang sudah ditentukan, '' kata dia. Lebih lanjut, Martin mengatakan, pembayaran yang dilakukan oleh masyarakat dalam program BPJS Kesehatan tidak berbanding dengan  fasilitas yang diberikan. Menurutnya, jika hal tersebut diperluas dengan program BPJS dengan sistem yang belum matang, Martin mengatakan program ini tidak akan berlangsung lama. '' Kita Apindo setuju, tapi regulasinya harus jelas. Kalau sistemnya seperti ini (BPJS Kesehatan) saya tidak yakin, program ini akan berlanjut,'' ungkap dia. (Budi)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA