Kapolda Jabar Irjen Suhardi Alius "Waspadai Peredaran Uang Palsu Jelang Lebaran"

Oleh Agus Somantri GARUT, FOKUSJABAR.COM Menjelang Lebaran, diprediksi angka kriminalitas akan mengalami peningkatan. Ada berbagai jenis tindak kriminalitas yang harus diwaspadai menjelang Lebaran ini, diantaranya peredaran uang palsu. caption id a

Kapolda Jabar Irjen Suhardi Alius

Oleh Agus Somantri GARUT, FOKUSJABAR.COM- Menjelang Lebaran, diprediksi angka kriminalitas akan mengalami peningkatan. Ada berbagai jenis tindak kriminalitas yang harus diwaspadai menjelang Lebaran ini, diantaranya peredaran uang palsu.  [caption id="attachment_50084" align="aligncenter" width="478"] Kapolda Jawa Barat, Irjen Suhardi Alius (foto : Agus)[/caption] Hal itu diungkapkan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat, Irjen Suhardi Alius saat ditemui di sela kunjungannya di Mapolres Garut, Kamis (18/7). Menurut Suhardi, untuk mengantisipasi maraknya peredaran uang palsu ini, pihaknya telah melakukan langkah-langkah pencegahan. Salah satunya, memperketat penjagaan di berbagai tempat transaksi keuangan seperti bank, mall, serta pusat perbelanjaan lainnya. "Kita tempatkan tim satuan tugas di berbagai tempat yang dinggap ramai atau masiv serta rawan terjadi peredaran uang palsu. Hal ini diharapkan bisa mencegah maraknya aksi kejahatan termasuk peredaran uang palsu," ujar Kapolda. Namun demikian, ungkap Kapolda, pihaknya pun tetap menghimbau kepada masyarakat agar ikut berperan aktif dalam upaya antisipasi peredaral upal ini. Paling tidak masyarakat harus berani melaporkan secepat mungkin bila menemukan hal yang dianggap mencurigakan sehingga polisi pun bisa secepatnya bertindak. Menurutnya, meski saat ini perkembangan teknologi sudah semakin maju, namun ternyata tidak semua tempat transaksi sudah memiliki alat khusus untuk mendeteksi uang palsu. Maka, merupakan hal yang sangat wajar jika selama ini tidak semua kasus peredaran uang palsu bisa langsung terdeteksi. "Maka di sinilah pentingnya ada peran aktif masyarakat dalam membantu kinerja aparat kepolisian," jelas Kapolda. (wdj)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA