Kapal FV Viking Lagos Akan Jadi Monumen Melawan Illegal Fishing

Kapal asing yang melakukan illegal fishing tipe FV Viking Lagos dengan ukuran panjang 70 meter lebar 8 meter tersebut tidak jadi ditenggelamkan seluruhnya, namun hanya dikandaskan sebagian. Peledakan kapal berlangsung sekitar pukul 12.30 WIB, Senin (14

Kapal FV Viking Lagos Akan Jadi Monumen Melawan Illegal Fishing

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Kapal asing yang melakukan illegal fishing tipe FV Viking Lagos dengan ukuran panjang 70 meter lebar 8 meter tersebut tidak jadi ditenggelamkan seluruhnya, namun hanya dikandaskan sebagian. Peledakan kapal berlangsung sekitar pukul 12.30 WIB, Senin (14/3/2016). Kegiatan ini disaksikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang bertugas juga sebagai Dansatgas 115. [caption id="attachment_212947" align="aligncenter" width="288"] Kapal FV Viking Lagos Akan Jadi Monumen Melawan Illegal Fishing[/caption] Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, kapal tersebut tidak jadi ditenggelamkan. Namun hanya dikandaskan sebagian dan akan dijadikan monumen melawan Illegal Fishing. Masyarakat yang menunggu sejak pagi sedikit kecewa atas perubahan rencana tersebut. "Saya kira akan ditenggelamkan ternyata hanya dikandaskan. Padahal momen penenggelaman kapal yang kami tunggu," kata Yudi, warga Pangandaran. Menurutnya banyak perubahan acara yang kurang diinformasikan pada masyarakat. Termasuk kedatangan Jokowi. "Saya yakin masyarakat hingga siang ini banyak yang tidak tahu bahwa penenggelaman kapal batal dilakukan dan mayarakat masih menunggu memen tersebut," katanya. Pemerhati Lingkungan, Rd Irfan Ramdiansyah, juga sedikit kecewa atas dijadikannya kapal tersebut sebagai monumen. Pasalnya, mengganggu pemandangan yang alami di kawasan wisata Pantai Pangandaran. "Sangat mengganggu estetika. Pemandangan Tanjung Cagar Alam menjadi tidak alami lagi," tegasnya. Menurut Irfan, padahal lebih bagus di tempatkan di Pelabuhan Cikidang. Selain sebagai monumen illegal fishing,  kapal tersebut dapat dijadikan wisata edukasi bahari bagi masyarakat. (Iwan Mulyadi/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA